LOBAR – Setelah artis Julia Perez meninggal akibat serviks, kanker yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim ini tiba-tiba viral menjadi penyakit paling menakutkan bagi para perempuan. Kanker jenis ini merupakan salah satu penyakit yang paling ditakuti kaum hawa karena dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiganya.

Untuk lebih memahami tentang bahaya kanker serviks serta pencegahannya, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Lombok Barat menggelar seminar kesehatan di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Selasa 12 September 2017.

Selain seminar kesehatan, kegiatan bertajuk pembinaan organisasi perempuan itu juga diisi dengan seminar keterampilan. Dengan menyentuh dua bidang sekaligus, diharapkan kegiatan program DWP ini membawa hasil yang bermanfaat. Hal itu dikatakan Ketua DWP Lobar, Hj. Sukerniati dalam laporannya.

Kegiatan yang diikuti seluruh anggota DWP Lobar dan beberapa organisasi perempuan lainnya ini dibuka resmi oleh Hj. Khairatun Fauzan Khalid selaku Penasihat DWP Lobar. Dirinya berharap, kegiatan semacam ini mampu meningkatkan kualitas hidup, khususnya perempuan Lombok Barat.

“Dengan seminar ini kita jadi lebih tahu bahaya kanker serviks ini. Untuk itu perempuan Lombok Barat harus sadar kesehatan. Selain itu juga ada seminar keterampilan. Kita dituntut harus memiliki bermacam keterampilan. Selain meningkatkan ekonomi keluarga juga bisa berhemat dan menyalurkan hoby”, ujarnya.

Ketua TP-PKK Lobar yang istri dari Bupati Lobar ini berharap, informasi yang diperoleh dapat disebarluaskan hingga lapisan masyarakat di desa dan dusun. Ia ingin agar ibu-ibu mampu berkreasi dengan memanfaatkan bahan yang ada di sekitar mereka untuk menjadi barang olahan hingga produk itu bisa bermafaat dan bersifat ekonomis.

Hadir sebagai narasumber yakni dr. Kaspan Sp.Og yang menyajikan materi mengenai deteksi dini penyakit kanker serviks. Ada juga Hj. Nurhani dari PKK Provinsi NTB dan Hj. Hartati sebagai narasumber dalam seminar keterampilan tersebut.

(mn-09/r3)