Ditutup, Diklat Dasar Satpam CSS-251 Angakatan IX

MATARAMnews – Pendidikan dan Latihan (Diklat) dasar Satpam PT Cakra Samawa Sakti (CSS-251) ditutup, Jumat (7/10/2011) pagi.  Sebanyak 87 peserta Diklat dasar Satpam CSS-251  dari berbagai daerah di NTB,  akhirnya lulus dan resmi menjadi Satuan Pengamanan (Satpam)  setelah sekitar tiga minggu  menjalani pendidikan dan latihan dasar di PT CSS 251.  yang dilaksanakan di Balai Latihan Kerja (BLK) Kota Mataram.

{xtypo_info}FOTO: Pelepasan 87 Peserta Diklat dasar Satpam oleh PT.CSS-251 Jumat (7/10/2011){/xtypo_info}

Direktur PT CSS 251 Anis Effendy Smhk mengungkapkan, kegiatan ini memberikan masukan kepada pimpinan tentang penyelenggaraan diklat dasar satpam yang diselanggarakan atas kerjasama Dir Binmas Polda NTB dengan PT CSS 251.

”Tujuan kami untuk membentuk Satpam yang memiliki sikap mental dan fisik yang prima. Serta memiliki kompetensi dan sertifikasi sehingga dapat digunakan secara professional,” katanya saat upacara penutupan di BLK Mataram.

Dikatakannya, peserta yang mengikuti diklat dasar Satpam angkatan IX ini, berjumlah 87 peserta. 4 orang wanita dan 83 peserta laki-laki. “Para peserta berasal dari Lombok, Sumbawa, Dompu dan Bima. Mereka telah mengikuti 232 jam mata pelajaran dengan enam kegiatan. Baik itu teori 40 persen maupun kelas praktik 60 persen. Teori berupa ceramah dan kuliah sedangkan praktek berupa drill, simulasi, pragaan dan lainnya,” ungkap pensiunan TNI  ini.

Ia mengharapkan, para lulusan diklat angkatan IX dapat mengaplikasikan ilmunya di tempat bertugas secara professional dan proporsional. “Tentunya kami harapkan kalian (peserta diklat, ) mampu menjadi Satpam yang baik dan handal sesuai dengan tugas dan wewenang,” imbuhnya.

Penutupan ini ditandai dengan penyematan pin Satpam CSS 251 secara simbolis oleh Kalakhar Dirbinmas Polda NTB AKBP Suwarto kepada seorang peserta diklat. Selain itu dalam acara ini diserahkan pula piagam kepada tiga peserta diklat terbaik.

Sementara itu Kalakhar Dirbinmas Polda NTB AKBP Suwarto mengatakan, diklat dasar satpam ini bukanlah akhir dari proses belajar yang berkenaan dengan pekerjaan. Namun masih merupakan bagian awal dari kemampuan yang diperlukan. ‘’Masih banyak hal yang harus dipelajari dan disiapkan oleh masing-masing untuk menjadi petugas satpam yang professional,” katanya.

Dikatakannya, tugas nantinya penuh tantangan. Kalau di dalam latihan semunya berjala lancar dan tertib, didak demikian halnya dengan situasi di lapangan. ‘’Disiplin ketekunan serta kecermatan akan banyak membantu saudara agar berhasil dalam setiap tindakan,” pesanya.

Suwarto yang juga Kabid Provam Polda NTB ini meminta para satpam ini nantinya harus mengantisipasi setiap permasalah yang muncul dan berkembang di lingkungan. “Tentu saja pengalam yang lalu serta pengetahuan tentang  hukum dan masyarakat, akan sangat membantu dalam memecahkan permasalahan yang dihadapi,” ungkapnya.

Perwira dua mawar ini menggaris bawahi, bahwa Satpam merupakan bentuk pengaman swakarsa pada suatu lingkungan perusahan yang dalam Pasal 3 Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 pengaturannya merupakan kewenangan polri.

(Laporan : Joko | Mataram)

Bagikan :