Spanduk tolak kenaikan BBM dipasang HTI NTB di perempatan lampu merah Karang Jangkong Mataram

Mataram, MATARAMnews – Rencana pemerintah menaikkan harga jual Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali mendapatkan penolakan. Kali ini aksi penolakan tersebut  disuarakan dengan lantang oleh  Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) NTB dengan menggelar aksi damai di perempatan lampu merah Karang Jangkong, Cakranegara, Rabu (13/3) sore.

Aksi yang dikoordinir oleh Arif tersebut secara tegas menolak rencana dari pemerintah untuk menaikkan harga BBM, mereka menolak dengan alasan hal tersebut akan menyengsarakan rakyat.

“Kami dengan tegas menolak rencana kenaikan harga BBM dari Rp 4500 menjadi Rp 6000 ,yang akan diberkalukan per 1 April mendatang, “tegas Arif.

Dalam aksi damai tersebut, massa membagikan selabaran berisikan penolakan atas rencana kenaikan BBM dan juga membentang spanduk berukuran 1,5 m x 3 m dengan bertuliskan, “Tolak kenaikan BBM, Tolak Liberalisasi Migas”.

Pada aksinya selain menolak rencana kenaikan BBM, juga menentang program pembatasan BBM bersubsidi karena dianggap kebijakan tersebut merupakan langkah menuju liberalisasi pengelolaan migas di Indonesia. Khsusnya setelah sempurna dilakukan disektor Hilir liberalisasi kemudian disektor Hulu.

Kenaikan BBM juga dianggap massa HTI ini, disamping terbukti bakal merugikan rakyat, kebijakan kapitalistik itu akan membuat negeri ini menjadi makin tidak mandiri, oleh karana itu harus dihentikan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !