Artadi SH, Kepala Bidang Tenaga Kerja Lombok Utara.

KLU, MATARAMNews – Bidang Tenaga Kerja Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disosnakertrans) Lombok Utara memprogramkan pelatihan berwirausaha bagi wirausahawan baru secara berkala di bumi Tioq Tata Tunaq. Langkah tersebut ditempuh sebagai upaya mengurangi angka pengangguran masyarakat yang masih cukup tinggi serta mempersiapkan tenaga kerja yang terampil dan cakap. Hal itu dikatakan Kepala Bidang Tenaga Kerja Lombok Utara, Artadi, SH, di kantornya belum lama ini.

Dijelaskan, pelatihan tersebut sepenuhnya dibiayai Pemerintah Daerah untuk mempersiapkan tenaga kerja terampil dan siap pakai di bursa kerja. Awal tahun 2012 bidang Tenaga Kerja dipercaya Disnakertrans Provinsi untuk memfasilitasi empat jenis pelatihan pada kelompok-kelompok usaha kecil dan menengah di beberapa desa di Lombok Utara, seperti pelatihan manajemen pertukangan di Kelompok Usaha Kecil Pertukangan, Bakong Indah Desa Bentek Kecamatan Gangga, pelatihan teknisi komputer di Desa Santong dan pelatihan menjahit di Desa Sesait Kecamatan Kayangan, serta kursus bahasa Inggris dan perhotelan di Pandanan Desa Malaka Kecamatan Pemenang..

Menurut Artadi, pelatihan tersebut dilakukan secara berkala dengan waktu 2 hingga 3 minggu untuk setiap paketnya. Total masyarakat yang dilatih mencapai 100 orang dimana usai mengikuti pelatihan tersebut mereka menjadi tenaga kerja yang siap bekerja untuk mengelola usaha masing-masing.  Selain itu, masyarakat yang telah selesai mengikuti pelatihan diharapkan siap ditempatkan diberbagai lapangan kerja yang ada.

Senada dikatakan Juanka Juliantrop, M.Si, salah seorang Staf Naker KLU, mengatakan bahwa kelompok-kelompok wirausahawan atau masyarakat yang mengikuti pelatihan ketenagakerjaan tersebut telah dihubungi terlebih dahulu guna mempersiapkan syarat-syarat yang harus dipenuhi sebelum pelatihan diselenggarakan. Berdasarkan data yang dihimpun dari total jumlah penduduk Lombok Utara 215.000 jiwa, jumlah pengangguran hingga bulan Februari 2012 tercatat angka pengangguran di Lombok Utara mencapai 3.150 orang.

Dijelaskan Juanka yang juga Sekretaris Jenderal Lakpesdam Nahdlatul Ulama Lombok Utara ini, masyarakat yang diberikan pelatihan oleh bidang Tenaga Kerja Lombok Utara adalah kelompok-kelompok usaha kecil yang telah menjadi binaan dinas bersangkutan semenjak beberapa tahun lalu.

Selain itu, pengurus DPW PKB NTB ini juga mengungkapkan, pelatihan murni diselenggarakan oleh tiap-tiap kelompok asalkan memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, sedangkan pihaknya hanya sebagai fasilitator dan pengarah saja. “Masing-masing kelompok usaha akan akan diberi otoritas penuh jadi penyelenggara pelatihan jika persyaratan dipenuhi. Sedangkan kelompok usaha yang tidak memenuhi persyaratan sebagai penyelenggara pelatihan maka wewenang penyelenggaraan pelatihan dilaksanakan oleh bidang Tenaga Kerja. Rencananya waktu pelaksanaan pelatihan akan dilangsungkan secara serentak pada Maret. Tinggal menunggu waktu pelaksanaannya.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !