BIMA, MN–Peran masyarakat untuk tetap menjaga kelestarian budaya perlu dibangkitkan. Dalam upaya membangkitkan serta melestarikan budaya suku Mbojo (Bima), komunitas sadar wisata Labibano pantai Wane, Kecamatan Monta, Kabupaten Bima, akan menggelar pawai Rimpu (Jilbab) menggunakan kain khas Bima, serta berbagai aktraksi kesenian pada pertengahan Juli 2019. 

“Sebagai upaya kita untuk mengembangkan kembali kesenian dan budaya suku Mbojo di era milenial ini, kami dari komunitas Labibano akan menggelar Pawai Rimpu dan atraksi kesenian khas suku Mbojo pada bulan Juli 2019 mendatang,” kata Ketua Komunitas Labibano, Juliansyah, kepada media ini, kemarin.

Juliansyah menjelaskan untuk kegiatan perdana  Pawai Rimpu, akan di lombakan dengan memperebutan hadiah berupa uang pembinaan, piala serta piagam penghargaan dengan pesertanya melalui tim atau group dan peserta akan di bebankan biaya pendaftaran Rp.150 ribu per group.

“Bagi peserta atau group yang mendaftar, dibuka mulai 23 juni 2019 sampai dengan 26 juli 2019. Sedangkan puncak kegiatan lomba pawai maupun pentas seni budaya tanggal 27 juli 2019,” jelasnya.

Lebih lanjut, dikatakan Juliansyah, untuk memeriahkan acara tersebut pihaknya juga akan menyuguhkan pentas kesenian khas suku Mbojo, seperti Gantao, Gambus, Kareku Kandei, serta tari-tarian dari sanggar seni kelompok binaan Labibano.

“Pentas budaya ini selain untuk menghibur peserta dan juga sebagai upaya kami untuk menarik kunjungan para wisatawan  lokal maupun manca negara ke pantai wane dan untuk finish pawai rimpu ataupun panggung pentas seninya bertempat  di pantai wane,” tandasnya. 

(mn10)