Kemenkumham RI Membuka Secara Resmi Muktamar XlV NW

Mataram, MN – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) RI diwakili Kanwil Kemenkumham NTB membuka secara resmi Muktamar XIV Nahdlatul Wathan (NW) di Mataram, Rabu 26 Juni 2019.

Muktamat ke XIV NW yang diikuti oleh 24 pengurus wilayah seluruh Indonesia tersebut dengan mengambil tema memperkokoh trilogi perjuangan, kompak utuh bersatu menuju organisasi Nahdlatul Wathan yang berkualitas demi keutuhan NKRI.

Ketua Panitia Muktamar XIV, Tuan Guru Bajang KH Muhammad Zainuddin Atsani, Lc., M.Pd.I., menyampaikan bahwa pelaksanaan Muktamar XIV NW ini berlangsung selama tiga hari sejak 25-27 Juni 2019 yang diikuti 24 Provinsi se Indonesia dan lima perwakilan NW luar negeri.

“Mari bermuktamar dengan semangat yang tinggi untuk menghasilkan kepengurusan yang memiliki komitmen untuk menegmbangkan dan memajukan NW,” imbuhnya.

Syaikhuna Tuan Guru Bajang, panggilan akrabnya, mrngatakan bahwa dibawah kepemimpinan Ummuna Hj. Sitti Raihanun Zainuddin AM, 4 periode sejak 1998-2019 ini sudah berhasil mengembangkan madrasah atau sekolah 1500 lebih madrasah NW se Indonesia, berkat kegigihan Ummuna menyebarkan organisasi NW dan lembaga-lembaga pendidikan.

“Bagi beliau menjalan roda organisasi untuk meneruskan perjuangan ayahanda beliau dalam mengembangkan NW ke seluruh Nusantara bahkan dunia adalah amanat yang harus ditunaikan bagaiamanapun rintangan yang menghadang,” ungkapnya.

Sementara itu dalam sambutan Ketua Umum PBNW dibacakan Sekjend PBNW Dr. TGH Abd Muhyi Abidin, MA mengungkapkan bahwa sesuai dengan AD/RT NW dimana periode jajaran Pengurus Besar (PB) yaitu selama lima tahun dan pemilihan ketua umum dilakukan lewat Muktamar.

“Saya telah diberikan kepercayaan untuk memimpin NW selama empat periide yaitu sejak 1998-2019 ,”ucap Ummuna dalam sambutan tertulis tertulisnya.

Selain itu disampaikan pula bahwa saat ini gairah warga NW cukup tinggi dalam memajukan NW, hal tersebut bisa di lihat dari perkembangan NW baik pada bidang Pendidikan Sosial dan Dakwah yang cukup pesat dan signifikan dalam ikut membangun Agama dn bangsa.

“Namun menurut saya perkembangan NW ini harus terus dipacu, akselerasinya harus lebih maksimal, mengingat perkembangan peradaban manusia yang fantastis dengan dipicu oleh kemajuan pengetahuan dan teknologi, utamanya teknologi informasi,” jelasnya.

Lanjutnya, hal itu mengharuskan kita untuk tetap istiqomah dan konsisten untuk bekerja keras.

“Perkembangan era digital telah mencapai puncaknya ditandai dengan era coding yang dapat meringkas pekerjaan manusia secara efektif dan efesien,” tandasnya.

Ummuna, panggilan akrabnya menegaskan untuk terus menjadi organisasi yang kuat dan eksis maka diperlukan kepemimpinan yang berkarakter kuat dan mampu berkolaborasi dengan peradaban, serta mengutamakan prestasi bersama lewat kepemimpinan egaliter dan kolektif kolegial serta familiar dengan IPTEK, di samping tugas pokok peningkatan IMTAQ.

“Karena itu secara terbuka saya mengharapkan Muktamirin pada Muktamar XIV ini dapat menghasilkan kepemimpinan yang berkarakter IMTAQ, tangguh dan mengikuti perkembangan IPTEK, minimal tidak gaptek,” pungkasnya.

Pembukaan Muktamar dihadiri oleh para tamu undangan antara lain perwakilan dari Kepala Staf Kepresidenan, perwakilan Danrem, Perwakilan Kapolda NTB, Perwakilan Walikota Mataram, Ketua PW NU NTB.

Setelah dibuka, kegiatan Muktamar dilanjutkan dengan sidang-sidang.

(mn07)