Ilustrasi
---advertisement---

Dompu, MATARAMnews – Menjelang naiknya Bahan bakar Minyak (BBM) yang ditetapkna pada 1 april mendatang oleh Pemerintah Pusat, Polres Dompu diminta bereaksi terhadap ulah masyarakat yang menimbun BBM. Aksi ini, biasanya dilakukan warga atau pengecer menjelang kenaikan untuk meraup keuntungan.

“Polisi harus segera mengantisipasi aksi penimbunan oleh pengecer dadakan,” Ujar Muslimin Presidium Gerakan rakyat Menggugat (Geram,red). Sejauh ini, aparat kepolisian belum terlihat melakukan operasi terkait penimbunan BBM terutama jenis Premium. Pantauan Geram saat ini sudah banyak terlihat pengecer dadakan yang membeli Premium di SPBU. Disamping itu, kendaraan yang mengisi  BBM sangat rendah sejak beberapa hari terakhir karena di dominasi pengecer.

“Pembeli yang membawa jerigen di SPBU sangat ramai akhir-akhir ini,” terangnya. Aparat kepolisian juga dituntut mengambil langkah cepat agar pengecer tidak berani menimbun BBM seperti pada kenaikan BBM sebelumnya yang berujung pada amukan warga yang merasa dirugikan.

“Di setiap SPBU harus dilakukan razia atau minimal ada anggota polisi yang memantau setiap gerakan para pengecer dan warga,’’ pinta Muslimin.  Kendati saat ini belum ada tanda-tanda warga yang menimbun BBM namun langkah antisipasi wajib dilakukan polisi. Masyarakatpun diminta berpartisiasi untuk memberikan informasi jikalau ada aksi penimbunan yang dilakukan oleh siapapun.

“Kami juga sudah menempatkan beberapa koordinator yang mengontrol setiap pengecer di Kecamatan Woja,’’ tandasnya. Ia menghimbau kepada Polisi agar segera melakukan upaya pencegahan terhadap penimbunan BBM agar warga ataupun pengecer tidak memiliki kesempatan untuk melakukan ulah yang merugikan masyarakat lainnya itu.

“Kalau operasinya dilakukan setelah ada aksi penimbunan , Polisi dicurigai ingin mengambil kesempatan dengan memanfaatkan barang bukti BBM untuk kebutuhan operasional kelembagaan,’’ tukasnya.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Dompu AKBP Beni Basri Wiransyah yang dihubungi Via ponsel mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk menghindari penimbunan BBM termasuk memberikan peringatan maupun himbauan keras terhadap pengecer.

“Hingga saat ini kami belum menerima laporan soal adanya penimbunan BBM.  Kita akan upayakan semaksimalkan mungkin agar tidak ada aksi penimbunan karena itu merugikan banyak orang,’’ Tegasnya

---advertisement---