Angkasa Pura LIA : KNKT Belum Bisa Menyimpulkan Sebab Jatuhnya Helikopter

Legal Section Head PT Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA), I Nyoman Siang

Lombok Tengah, MN – Tim Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) hingga hari ini sudah selesai untuk pengambilan data bangkai helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air yang terjatuh di areal persawahan di dusun Gilik desa Kawo Pujut, Lombok Tengah.

General Manager PT Angkasa Pura I Lombok Internasional Airport (LIA) melalui Legal Section Head, I Nyoman Siang mengatakan, tim KNKT yang terdiri dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Lombok, dan AirNav Indonesia, telah selesai pengambilan bangkai helikopter tersebut, namun belum bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya helikopter.

Satu persatu bangkai helikopter B206L4 milik PT Carpediem Air ini diperiksa oleh tim KNKT bersama, hingga saat ini hasil penyelidikan di bangkai helikopter, pihaknya belum bisa menyimpulkan penyebab jatuhnya helikopter, karena masih menunggu hasil final dari tim KNKT.

Sementara untuk pilot dan seluruh penumpang sudah kembali ke tempat masing-masing termasuk penyerahan heli kembali ke operator.

Terahir Nyoman Siang mengapresiasi dan ucapan terima kasih dari manajemen AP I LIA atas dedikasi dan kontribusi dari seluruh komite AEC LIA dan masyarakat sekitar atas penanganan proses evakuasi.

Sebelumnya, helikopter berpenumpang tiga warga negara asing (WNA) dilaporkan jatuh di luar pagar Bandara Internasional Lombok, NTB, Minggu sore.

Baca juga: Helikopter Jatuh di Luar Pagar Bandara LIA, Pilot dan Penumpang Selamat

Helikopter terjatuh sekitar pukul 14.00 wita, tepatnya di persawahan milik warga, Tuan Ram di dusun Gilik desa Kawo Pujut, Lombok Tengah. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa jatuhnya peswat heli tersebut, pilot dan penumpang selamat.

(mn08)