Warga Pawang Karya Gotong Royong Perbaiki Jembatan Rusak

KLU, MATARAMNews – Semangat gotong royong warga Dusun Pawang Karya  Desa Senaru Kecamatan Bayan Kabupaten Lombok Utara masih tinggi. Buktinya, kemarin (25/3/2012) bergotong royong memperbaiki jembatan yang mengalami kerusakan akibat arus kali kreok yang sangat deras beberapa hari yang lalu.

Warga yang seringkali mengeluhkan buruknya infrastruktur jembatan berinisiatif memperbaiki dengan cara gotong royong dan anggaran seadanya karena jembatan rusak total. Selain itu, jalan setempat juga rusak disepanjang ruas. Aksi gotong royong warga ini digelar sekitar pukul 07.00 Wita. Mereka sangat antusias dan semangat melakukan gotong royong. Tampak sebagian warga memperbaiki pondasi jembatan yang ambles. Di samping itu, warga juga menimbun lubang-lubang di badan jalan dekat jembatan kali kreok dengan menggunakan tanah, pasir, dan batu bata yang diambil dari sebagian rumah warga yang berdomisili di sekitarnya. Bahkan ada yang meminjamkan motornya untuk mengangkut material bata untuk membuat pondasi jembatan tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun media ini, aksi gotong royong tersebut diikuti ratusan warga mulai anak-anak, para pemuda hingga orang tua dan dikomandoi langsung oleh A. Zulkarnain, Kepala Dusun Pawang Karya. Menurut Samsul Hakim, Tokoh Pemuda Pawang Karya yang dihubungi via telepon, mengatakan, dirinya ikut andil bagian dalam gotong royong memperbaiki jembatan demi kelancaran dan kenyamanan bertransportasi bersama. Memang, sambung Samsul, perbaikan itu hanya menggunakan bahan-bahan ala kadarnya saja bahkan terbilang tidak sempurna. Namun, adanya perbaikan itu diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga sekitar yang setiap saat melewati jembatan itu.

Selain itu perbaikan tersebut dilakukan sebagai upaya menekan kecelakaan seperti jatuhnya pengendara sepeda motor, hilangnya nyawa anak akibat derasnya arus air kali kreok. “Kami memperbaiki jembatan hanya menggunakan material seadanya. Ada yang diambil dari bagunan rumah beberapa warga. Ini dilakukan untuk memberi kenyamanan bagi pengemudi yang melintas dan menekan angka kecelakaan yang kerap terjadi di sini,” ujar Samsul.

Samsul menambahkan, perbaikan dilakukan karena warga perihatin melihat jembatan rusak, dimana kondisi buruk tersebut hingga kini tidak kunjung diperbaiki oleh pemerintah melalui dinas terkait. ”Kalau dibiarkan rusak seperti ini maka akan semakin parah, jadi kalau bukan kami lalu siapa lagi yang mau memperbaikinya,” ketusnya. Selain itu jalan juga mengalami hal yang serupa ditandai dengan lubang-lubang yang menganga. “Setiap hari debu beterbangan ke rumah-rumah warga saat ada kendaraan yang melintas dan jika turun hujan jalan becek membuat warga berhati-hati ketika berjalan kaki atau berkendara,” jelasnya.

Sementara A. Zulkarnain, mewakili warganya, mengharapkan Pemkab Lombok Utara segera memperbaiki kerusakan jembatan tersebut lewat dinas terkait, sebab jembatan kreok merupakan akses alternatif menuju ibukota kabupaten. “Jembatan dan jalan ini belum pernah diperbaiki sama sekali selama beberapa kurun waktu, wajar saja rusak. Pemerintah daerah juga tidak pernah menggelontorkan program untuk pembuatan atau perbaikan jembatan dan jalan ke dusun kami,” terang Zulkarnain.

Jalan kreok merupakan penghubung antara Desa Sukadana dengan Dusun Pawang Karya. Jembatan tersebut rusak berat dan tak layak dilintasi, bahkan nyaris tidak bisa dilalui apalagi memakai kendaraan, selain itu di bawah jembatan keok banyak batu-batu yang tajam dan membahayakan, sehingga membuat para pengemudi yang melintas tak nyaman. Usaha warganya memperbaiki jembatan itu untuk menjawab kebutuhan keamanan dan kenyamanan bersama saat melintasi jembatan tersebut..”Saya harap pemerintah dapat memberikan solusi dalam perbaikan jembatan maupun jalan ini,” pungkas Samsul Hakim.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !