SPBU Kekalik, diamankan apart kepolisian dari aksi massa

Mataram, MATARAMnews – Belasan mobil dinas plat merah dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dihalau ketika melintas di jalan Majapahit, Mataram, Kamis (29/3/2012) pagi. Mereka diminta memutar haluan dan berbalik arah ketika akan melintas didepan kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB. Pasalnya jalur tersebut sedang ada aksi unjukrasa penolakan kenaikan harga BBM yang digelar mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) NTB.

Pengalihan arah khusus mobil plat merah dan PNS tersebut dilakukan oleh aparat kepolisian guna untuk menghindari dan antisipasi agar tidak terjadinya penyanderaan mobil.

Pada aksinya, KAMMI NTB, mendatangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Kekalik, bahkan para mahasiswa ini sempat hendak merangsek kedalam SPBU, namun mereka terlambat. pasalnya puluhan personil aparat kepolisian dibawah pimpinan Kasat Shabara Polres Mataram telah terlebih dahulu membuat pagar betis.

Tidak bisa mendekati SPBU, massa aksi yang dikoordinir oleh Ahmad Dahlan, langsung melakukan pemblokiran jalan hingga beberapa menit, namun beruntung dalam aksi ini kedua belah pihak menahan diri.

Menurut koordinator Aksi, Ahmad Dahlan bahwa tidak ada kata lainnya selain kata penolakan terhadap kenaikan harga BBM. “Tolak kenaikan harga BBM, sudah merupakan harga mati bagi KAMMI,” ucapnya dengan suara lantang saat melakukan orasi.

Bahkan, puluhan mahasiswa ini juga mengancam jika pemerintah tetap saja tidak memperhatikan aspirasi dari masyarakat dengan tetap menaikkan harga BBM, maka jangan salahkan jika revolusi jilid kedua akan terJadi.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !