Ketua KNPI NTB, HL. Winengan saat berkunjung ke Ponspes Bagu Loteng

Loteng, MATARAMnews – Terkait dengan penundaan kenaikan harga BBM per 1 April 2012 oleh pemerintah, disikapi beragam oleh kalangan masyarakat, terutama kalangan pemuda KNPI NTB.

Ketua KNPI NTB, HL. Winengan, saat berkunjung ke Ponpes Bagu Loteng, kepada media ini (1/4/2012) mengatakan bahwa dilakukannya aksi-aksi penolakan harga BBM oleh mahasiswa kami dukung, namun perlu diingat bahwa ini bukan perkara naik dan tidak naiknya, tapi bagaimana kita melihat kesejahteraan dan kemakmuran rakyat.

Menurutnya, kalaupun dengan naiknya harga BBM, rakyat bisa dijamin kesejahteraan dan kemakmurannya. Sedangkan posisi KNPI NTB saat ini atas isu kenaikan BBM tidak berposisi mendukung atau tidak mendukung kenaikan BBM. Namun bagaimana mensejahterakan rakyat.

Sedangkan, terkait dengan situasi gerakan-gerakan aksi yang dilakukan mahasiswa, ia menjelaskan “ini kan tergantung dari situasi perpolitikan yang ada, karena gerakan ini sudah ranah kebijakan keputusan dewan”. “Dengan adanya aksi dimana-mana dipusat dan didaerah jangan sampai aksi ini bertujuan nutuk menurunkan SBY-Budiono,” ujarnya. Kita harus melihat kebutuhan dan kemampuan rakyat kedepannya, misalnya dengan dinaikkan BBM rakyat jadi sejahtera dan makmur.

Ditanya media ini, “kenapa gerakan ini terus-terusan terjadi sampai hingga saat ini?, Winengan mengatakan, “kami melihat bahwa ini merupakan gerakan politik, dan mari hentikan gerakan politik tersebut jangan sampai Negara menjadi bermasalah, yang mengakibatkan rakyat menjadi sengsara.

“Kita tidak mau lagi ada hal-hal yang mengganggu stabilitas keamanan, kami dari KNPI mempersilahkan kepada pemerintah untuk mengkaji apa yang telah diamanatkan DPR melalui UU yang telah disahkan terkait BBM, sesuai dengan UU pasal 7 ayat 6a yang telah disahkan DPR,” ungkpanya.

Ia juga mengharapkan kepada pemerintah, jika harga BBM jadi dinaikkan, mestinya dengan tujuan untuk kepentingan rakyat.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !