Randy Bugis Bebas, Relawan Garuda Emas Syukuran

Mataram, MN – Relawan Garuda Emas NTB gelar syukuran pasca bebasnya Mandatori Garuda Emas, Randy Bugis Alias Madam bersama dengan empat orang lainnya.

Syukuran sebagai tanda rasa bersyukur tersebut dilakukan di sekretariat garuda emas NTB dijalan Langko Mataram setelah Randy Bugis bersama dengan yang lainnya tiba dari Jakarta, Jum’at (13/9/2019) pagi.

Randy Bugis bersama dengan empat rekannya yang lainnya pulang ke Mataram NTB di dampingi langsung oleh lima orang pengacara dari ACTA dan wakil ketua Garuda Emas pusat setelah mendapatkan vonis dari Majelis Hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Mandatori Garuda emas NTB bersama empat orang lainnya tersebut sempat ditahan oleh pihak kepolsian di Jakarta pada pertengahan bulan Mei kemaren.

Namun dalam vonis majelis hakim menyatakan bahwa para terdakwa tidak terbukti terlibat dan melakukan kerusuhan namun hanya tidak mengindahkan himbauan dari aparat saja.

Ditemui disela sela syukuran tersebut,Randy Bugis alias Madam menyampaikan rasa terimah kasih kepada semua masyarakat dan keluarga besar Garuda Emas serta para pengacara yang selama ini mendampingi menjalani proses hukum.

Serta merasa sangat berbahagia sekali karena bisa kembali berkumpul dengan keluarga pasca menjalani penahanan selama 3 bulan 20 hari.

“Alhamdulillah kami sangat senang karena saat menjalani proses hukum didampingi oleh pengacara ACTA eks BPN yang dikirim khusus oleh bapak Prabowo untuk melancarkan semua urusan kami dan kami dari NTB SPK yang paling cepat keluar,”ucapnya.

Selain itu pengusaha yang bergerak dibidang dunia pariwisata tersebut menegaskan bahwa memang benar ketika ke Jakarta pada bulan Mei kemaren untuk mengikuti aksi damai namun tidak terlibat dalam aksi kerusuhan.

“Memang betul kami datang ke Jakarta untuk mengikuti aksi damai tapi kami ditangkap bukan karena kami perusuh,apa yang dituduhkan kepada kami sebagai perusuh itu tidak benar dan sudah dibuktikan bahwa pasal yang dikenakan pasal 218 dan berarti tidak bisa dibuktikan bahwa kami khususnya dari NTB Randy Bugis cs tidak bisa dibuktikan bahwa kami terlibat dalam kerusuhan pada 21-22 Mei kemaren dan kami ditangkap karena numpang lewat setelah aksi damai,”ungkapnya.

Sementara itu,salah satu pengacara, Sutra Dewi.SH mengatakan bahwa selama mendampingi Randy Bugis cs semua sudah terbukti di dalam persidangan bahwa memang para terdakwa ini bukan perusuh.

“Pasal 218 itu adalah mereka tidak mengindahkan himbau dari aparat, padahal kenyataannya bahwa mereka memang tidak terada diposisi lokasi bawaslu, mereka ditangkap sedang pulang jauh dari lakosi itu,,memang pasal 218 nya kena disitu dan bukan pasal perusuh,”terangnya.

Ditambahkannya bahwa pasal terkait dengan perusuh itu diatur dalam pasal 170 dan putusan dari majelis hakim dirasa sudah pas.

“karena itu kami menghimbau agar tidak ada lagi lebel perusuh bagi mereka karena mereka bukan perusuh, “harapnya.

Ditambahkan oleh lawyer lainnya ,Abdul Hamid,SH, bahwa dalam tuntutannya JPU menuntut Randy cs selama 4 bulan namun majelis hakim menjatuhkan vonis selama 3 bulan 20 hari dan saat itu sedang menjalani 3 bulan 19 hari.

,”sampai kita berkewajiban dan diperintahkan pak Pak Prabowo maupun ACTA eks BPN untuk mendampingi beliau sampai ketujuan sampai kelombok,”pungkasnya. (mn-07)