Gubernur NTB “Gelar Karpet Merah” Untuk para Investor

Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di acara Gala Dinner dengan 60 orang Pengurus Perhimpunan Industri Alat Berat Indonesia (HINABI), Korwil Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM dan Kadis Perindustrian, Ir. Andi Pramaria, M.Si di Sea View Resto Senggigi, Lombok Barat, Jum’at malam (20/9/2019).

Lombok Barat, MN – Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, menyambut hangat kehadiran para investor yang ingin berinvestasii di NTB. Terumasuk para Pengusaha Industri Alat Berat Indonesia. Bahkan kepada mereka, gubernur akan membentang karpet meraka apabila serius berinvestasi.

“Kami bentangkan karpet merah untuk para investor. NTB harus selalu menjadi daerah yang ramah untuk investasi,” ujar Doktor Zul sapaan akrab Gubernur NTB, saat acara Gala Dinner dengan 60 orang Pengurus Perhimpunan Industri Alat Berat Indonesia (HINABI), Korwil Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM dan Kadis Perindustrian, Ir. Andi Pramaria, M.Si di Sea View Resto Senggigi, Lombok Barat, Jum’at malam (20/9/2019).

Doktor Zul mengucapkan terima kasih atas kiprah dan bantuan HINABI yang telah memberikan bantuan peralatan dan seragam sekolah, bangku-kursi, dan perlatan olah raga kepada SDN 5 Malaka, Pemenang, Kabupaten Lombok utara. Serta memberikan bantuan peralatan praktikum kepada SMKN Mataram dan UNRAM.

“Namun, kami masyarakat NTB tentu lebih beterima kasih lagi pada bapak/ibu Direktur sekalian, jika sesegera mungkin membangun investasi pabrik alat-alat berat di NTB. Untuk lebih membangkitkan gairah industri permesinan di NTB. Yang merupakan salah satu Visi Gemilang pemerintahan Zul-Rohmi,” imbuh Dr. Zul

Menurutnya, NTB memiliki banyak potensi. Bahkan banyak hal yang tidak ada di Jakarta, namun justru ada di NTB. Sehingga perlu terus dikembangkan potensi tersebut. Dan hal itu menjadi peluang baik bagi para investor.

“Kita tidak mau seperti pepatah ayam mati di lumbung padi. Potensi di NTB ini sangat luar biasa. Saya besar dan lama di Jakarta, tapi takdir telah membawa saya kembali ke tanah kelahiran yang luar biasa ini. Dengan sentuhan industrialisasi, Insya Allah NTB akan benar-benar maju,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Umum HINABI, Djamaluddin, mengungkapkan dalam sambutan dan diskusinya, telah melaksanakan Rapat Kerja Pengurus HINABI di Hotel Pratama Mataram. Serta telah melakukan MOU dengan Pemerintah Provinsi NTB yang diwakili oleh Kadis Prindustrian, Ir. Andi Pramaria, M.Si di Ruang Rapat Utama Gubernur NTB.

“Kami sengaja memilih NTB sebagai tempat kami Raker, dan melakukan MOU dengan Pemprov NTB. Karena kami telah mendengar visi industrialisasi Pak Gubernur NTB. Dan mala mini, kami benar-benar bergairah untuk segera mewujudkan investasi kami, setelah mendengar langsung penyampainan Pak Gubernur yang sangat visioner ini,” ujar Djamaluddin.

Djamaluddin mengapresiasi Korwil Persatuan Insinyur Indonesia (PII) Bali-Nusra, Ir. Hadi Santoso, ST, MM, IPM, yang telah menjembatani para pelaku industri alat berat itu dengan Pemerintah Provinsi NTB. Karena langkah pengurus HINABI merupakan tindak lanjut Fokus Group Discussion (FGD) yang pada bulan lalu telah dilaksanakan oleh BK Teknik Industri PII dengan Korwil PII Bali-Nusra yang dihadiri oleh Gubernur NTB, Perwakilan Akademisi, Kadin, PT PLN, dan Pelaku Bisnis di NTB.

“Kami juga mengapresiasi mendalam Kadis Perindustrian, Pak Andi Pramaria, yang mendukung penuh kami, baik saat MoU termasuk berdiskusi dengan kami pada cara Gala Dinner, malam ini. Insya Allah kami akan segera mengatur jadwal kembali ke NTB, untuk mewujudkan isi dari MoU tadi siang,” tutupnya. (hs-ntb/mn-07)