Mataram, MN – Seorang oknum driver ojek online (ojol) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian karena kedapatan menjadi kurir narkoba jaringan antar provinsi.

Pria yang diketahui berinisial ADS (31) warga Rawa Mangun Jakarta diamankan oleh tim opsnal Satuan Narkoba Polres Mataram dengan barang bukti sabu sabu seberat hampir mencapai satu ons.

Kapolres Mataram, AKBP Saeful Alam mengatakan bahwa tersangka berinisial ADS diamankan pada Kamis sore 10 Oktober 2019 kemaren.

“pelaku berhasil diamankan ketika sedang berada di Bertais dari tangannya diamankan barang bukti sebanyak 101,6 gram,” ungkap Kapolres Mataram, Senin (14/10/2019) pagi didampingi oleh Kasat AKP Kadek Adi Budi Astawa dan Kabag Ops, Kompol Taufik.

Menurutnya bahwa tersangka ADS yang merupakan warga Rawa Mangun Jakarta tersebut merupakan jaringan antar provinsi dan barang bukti akan diedarkan diwilayah pulau Lombok dan Sumbawa.

“rencananya sabu tersebut akan diperjualkan diwilayah wisata baik di pulau Lombok dan Pulau Sumbawa,” terangnya.

ADS membawa barang haram yang diprediksikan berharga Rp 150 juta dan jika berhasil diedarkan maka akan terpapar sekitar dua ribu orang tersebut melalui darat.

Dari Jakarta menggunakan Kereta Api kemudian di Bali menggunakan Bus hingga ke Mataram.

Sementara itu menurut pengakuan tersangka ADS bahwa untuk membawa barang haram tersebut sampai ke Mataram diupah Rp 10 juta.

“saya di upah Rp 10 juta dan saya bekerja juga sebagai ojek online,” terangnya.

Atas perbuatannya kini tersangka mendekam dibalik jeruji besi Polres Mataram sambil menunggu proses hukum lebih lanjut. (mn-07)