Mataram, MATARAMnews – Untuk antisipasi hal yang tidak diinginkan selama pelaksanaan Ujian Nasional (UN), pihak sekolah melarang siswa dan guru pengawas membawa dan menggunakan ponsel. Pola ini diterapkan pihak sekolah SMAN 6 Mataram.

Hal ini dilakukan untuk antisipasi dengan adanya isu beredarnya kunci jawaban melalui ponsel. “Haram bawa ponel, siswa dan guru pengawas,” kata Kepala Sekolah SMAN 6 Mataram, Drs H. Muhtadi Hairi,M Pd.

Menurutnya, kunci jawaban yang beredar melalui ponsel tidak bisa dibendung dan itu kembali kepada siswa. Karena itu, jauh sebelumnya pihak sekolah telah memberikan himbauan pada seluruh siswa.

Terkait dengan kelulusan pihaknya berharap bisa lulus seratus persen,namun yang terpenting pelaksanaan berjalan dengan lancar.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !