Kadisnakertrans NTB, Ir Mohklis

Mataram, MATARAMnews – Meninggalnya tiga  Tenaga Kerja Indonesia (TKI) asal Lombok Timur di Malaysia dianggap tidak wajar. Terkait dengan hal tersebut, pihak pemerintah NTB melalui Dinas Nakertrans akan segera melayangkan surat kepada pihak Menteri Luar Negeri (Kemenlu), Menteri Tenaga kerja dan transimigrasi serta Kedubes RI di Kuala Lumpur.

Hal ini dilakukan untuk meminta penjelasan terkait dengan perihal kematian ketiga warga NTB tersebut. Apa lagi dalam surat keterangan no 0187/SK-JNH/04/2012 yang dikeluarkan oleh Kedubes RI di Kuala Lumpur terdapat hal yang dianggap diluar kewajaran.

Dimana dalam surat keterangan itu Kedubes RI karena kondisi yang tidak memungkinkan tidak melakukan pengecekan atas sebab-sebab kematian yang mana dalam laporan polisi Malaysia korban meninggal karena ditembak, Kedubes juga tidak bertanggungjawab terhadap kondisi jenazah yang dikirim baik menurut sifat maupun ketelitian pembungkusnya.

Menurut Kadisnakertrans NTB, Ir Mohklis, mengatakan bahwa dalam kasus meninggalnya ketiga TKI ini masing-masing bernama, Mad Noor, Herman dan Abdul Kadir Jaelani, mereka merupakan warga Kecamatan Pringgasela, Lombok Timur berbeda dengan kasus-kasus lainnya, dimana, Muhklis menganggap apa yang tertera di surat keterangan yang dikeluarkan oleh Kedubes RI di Kuala Lumpur tersebut tidak seperti biasanya.

“Ini tidak lazim seperti biasanya, dimama biasanya Kedubes minta untuk mengurus hak-hak korban, “Ucapnya ketika ditemui diruangannya, Rabu (18/4/2012) siang.

Karena itu pihaknya akan segera melayangkan surat pada pihak Kemenlu, Kemenakertrans dan Kedubes RI di Kuala Lumpur untuk meminta penjelasan dan sekaligus perlindungan. Disampaikan juga bahwa terkait hal tersebut pihaknya juga sudah melaporkan kepada Gubernur NTB.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !