Bawaslu NTB Bentuk Jaringan Kampung Pengawas Pemilu Partisipatif

Mataram, MN – Jelang pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2020, yang akan berlangsung pada 23 September mendatang, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB gelar sosialisasi pembentukan jaringan kampung pengawas pemilu partisipatif.

Langkah ini dilakukan agar seluruh elemen masyarakat berpartisipasi bagaimana biar lebih dekat dengan pemilu dan bisa berjalan sukses dan jurdil.

Ketua Bawaslu NTB, M.Khuwailid mengatakan pembentukan jaringan kampung pengawas ini nanti agar masyarakat ikut berpartisipasi serta terlibat langsung dalam melakukan pengawasan, sehingga pilkada berjalan damai dan aman serta jurdil.

“Banyaknya persoalan di pemilu, karena itu Bawaslu ingin menggagas pengawasan partisipatif. Ini untuk membumikan pengawasan,” kata Khuwailid di Mataram, Sabtu (7/12/2019).

Karena itu pihaknya dengan adanya pengawasan partisipatif ini sebagai upaya untuk mendekatkan pemillu ke pemilik kedaulatan rakyat, maka mucul konsep pengawasan partisipatif.

Hadir sebagai narsumber dalam kegiatan tersebut salah satu tokoh agama (toma) TGH Subki Sasaki. Pendiri Pondok Pesantren Nurul Madinah menyambut baik langkah yang dilakukan oleh Bawaslu.

TGH Subki Sasaki mengajak semua pihak untuk ikut mengawal guna suksesnya pesta demokrasi termasuk di pondok pesantren.

“kami juga berharap agar Bawaslu juga melakukan sosialisasi di pondok pesantren,” ucapnya dalam acara sosialisasi pembentukan jaringan kampung pengawasan pemilu partisipatif tersebut.

Dalam kegitan itu juga Ketua Persekutuan Musyawarah Antar Gereja, Pendeta Hasannema Wao mengatakan bahwa peran tokoh agama dalam pengawasan itu juga penting.

“penting juga pengawasan dari tokoh agama agar partisipasi meningkat dan juga agar iklim demokrasi sehat dan berintegritas,” terangnya.

Dikatakannya kenapa dilakukan pengawasan itu, dikarenakan adanya berbagai potensi potensi kerawanan di dalam pemilu.

“kenapa tokoh agama hadir dalam pengawasan karena adanya potensi kerawanan ditengah masyarakat,” ungkapnya.

Ia mendorong agar seluruh masyarakat ikut serta dalan pengawasan partisipatif dan berperan sesuai dengan tupoksi masing masing. (mn-08)

RADIO CITY by mataramradio.com