Pencanangan BBGRM

Loteng, MATARAMnews – Pembukaan Pencanangan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) IX, Hari Kesatuan Gerap PKK (HKG-PKK) ke-40, Gelar Tekhnologi Tepat Guna (TTG) X dan Jambore UPK-PNPM- Mandiri Perdesaan Tingkat Provinsi NTB diselenggarakan di Wisma Mandalika Loteng. dihadiri Bupati Loteng, HM Suhaili FT, Gubernur NTB HM Zainul Majdi, Ketua Penggerak PKK Provinsi NTB Hj Rabiatuladawiyah Majdi.

Ketua penggerak PKK Provinsi NTB, Hj Rabiatuladawiyah Majdi dalam sambutannya mengatakan, “adapun tujuan diselenggarakannya kegiatan ini tidak lain untuk meningkatkan semangat kekeluargaan gotong royong membangun. Memenuhi kebutuhan kesejahteraan masyarakat melalui program gotong royong. ‘Untuk meningkatkan komitmen kepala daerah di NTB yang berbasis perdesaan”.

Sedangkan, Bupati Loteng, HM Suhaili FT, dalam sambutannya mengatakan, saat ini kita sedang ikhtiar untuk membangun dan mengentaskan kemiskinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan berbagai upaya. Ada tiga fokus pengelolaan sumber daya alam yang di kelola untuk memncapai tujuan itu. ‘’Dimana tiga unggulan tersebut yakni agribisnis, merine dan taouris yang selaras dengan visi misi RPKMD Provinsi NTB,’’ katanya.

Dibidang Agribisnis dijelaskan ada keberhasilan yang di raih pemerintah Loteng yakni Hutan Kemasyarakatan seluas 2500 Ha yang di manfaatkan pemerintah untuk mengembangkan buah durian, manggis dan rambutan.Dan di tahun 2012 ini, Loteng akan di jadikan sebagai pusat imseniminasi buatan yang kedua ada di Indonesia. “Hal tersebut menjadi suatu yang sangat di syukuri oleh masyarakat Loteng.,’’ ungkapnya.

Sementara untuk tekhnologi tepat guna di sektor pertanian, sebanyak 85 persen masyarakat dari jumlah penduduk Loteng perlu di intensifkan kembali. Pasalnya, persoalan yang muncul di dunia pertanian yaitu, waktu musim panen tiba gabah petani banyak yang terbuang sisa-sia. Persoalan ini ada jawabannya dan segera tahun 2012 ini akan di uji coba pemerintah.

Di samping itu, lanjut Suhaili, untuk bidang pariwisata beberapa bulan lagi kawasan Mandalika Resort sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh pemerintah pusat. Loteng juga berpetensi untuk di kembangkan potensi wisata. Kedepannya di anggap mampu untuk berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Loteng.

Gubernur NTB, HM Zainul Majdi mengatakan, “pencanangan ini merupakan kegiatan awal di Loteng, nanti secara terus menerus akan di gelar secara bergantian di masing-masing kabupaten/kota di Provinsi NTB. Kegiatan ini harus disinergikan dengan empat hal yang saling berkaitan. Untuk itu semangat gotong royong harus terus bersinergi. Dengan semangat gotong royong merupakan salah satu nilai yang sangat penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pasalnya, melalui gotong royong Indonesia berhasil merdeka.

“Untuk itu sejak dulu di zaman kemerdekaan hingga kini semangat gotong royong perlu di pertahankan bahkan di tingkatkan sebagai wadah untuk meraih kesuksesan di segala bidang,” jelas Gubernur.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !