Mataram, MN – Ada yang akan berbeda dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak di tahun 2020 ini jika dibandingkan dengan pemilu tahun 2019 kemaren.

Dimana Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilihan berencana akan memangkas birokrasi perhitungan hasil pilkada.

Menurut Komisioner KPU NTB Divisi Tehnis, Zuriati bahwa pada pilkada serentak tahun 2020 ini direncanakan akan diberlakukan E-Rekam untuk hasil pemilihan di tingkat TPS.

“sebagi bagian dari evaluasi dari pemilu 2019 kemaren, KPU pusat berencana akan memberlakukan E-Rekam secara elektronik,” ucapnya disela acara repleksi tahun 2019 menuju resolusi tahun 2020 di Mataram, Kamis (2/1/2020).

Menurutnya, bahwa rencana pemberlakuan E-Rekam tetsebut saat ini hanya tinggal menunggu regulasi saja. Dimana dengan adanya E-Rekam perhitungan tersebut bertujuan agar data yang dari TPS bisa disajikan lebih tepat dan valid.

“dengan E – Rekap ini ada pemangkasan di TPS dulu dari TPS ke PPK namun alur besok itu dari TPS itulah yang dijadikan rekapitulasi,”ujarnya

Maka dengan demikian menggunakan E-rekam, selain memangkas birokrasi namun juga meminimalisir penggunaan kertas.

Hadir dalam repleksi yang mengambil tema Peran Pers dalam menopang demokrasi elektoral di Provinsi NTB tersebut, Ketua dan komisioner serta sekretaris KPU NTB. (mn-07)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !