Kabid Pelayanan, Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Kanwil Pajak Nusa Tenggara, Ignatius Thadeus

Mataram, MATARAMnews – Sensus Pajak Nasional (SPN), salah satu program Direktorat Jendral Pajak dalam rangka pengumpulan data subyek maupun obyek pajak untuk memperluas garis pajak dengan cara mendatangi obyek pajak atau subyek pajak itu untuk mendaftarkan mereka sebagai wajib pajak.

Kabid Pelayanan, Penyuluhan dan Hubungan Masyarakat (P2 Humas) Kanwil Pajak Nusa Tenggara, Ignatius Thadeus kepada media ini, jumat (1/4/2012) mengatakan SPN sudah berjalan sejak tahun lalu, di lounching pada bulan oktober dan masih jalan hingga sekarang, diistilahkan dengan Relounching atau Lounching ulang yang serentak diseluruh Indonesia yakni tanggal 1 Mei 2012.

Sedangkan, untuk wilayah Nusa Tenggara, Kanwil Pajak Wilayah Nusa Tenggara mengikuti program ini sesuai ketentuan yakni serentak juga mengadakan relounching. Pelaksanaannya dijalankan tidak terlalu seremonial, namun dengan langsung turun kelapangan, turun kejalan dengan membagikan leflet yang didalamnya menjelaskan tentang program Sensus Pajak Nasional (SPN), serta sasaran dan mamfaatnya.

Untuk target Wajib Pajak (WP) di wilayah Nusa Tenggara Barat menurut Thadeus, kurang lebih sekitar 300 WP, sedangkan sasaran dari sensus itu sendiri adalah bertujuan memperluas dari sasaran WP yang terdiri dari obyek dan subyek dari pajak itu sendiri dengan kategori diantaranya, sentra bisnis seperti pusat perbelanjaan (Mall), Pertokoan, san sasaran kedua adalah Higtligt Building atau Bangunan bertingkat tinggi serta sasaran ketiga adalah daerah pemukiman, perumahan yang tentu saja ditargetkan untuk rumah-rumah mewah yang memang pajaknya besar.

Ignatius Thadeus juga menjelaskan, Sensus Pajak Nasional baru pertama kali dilaksanakan dan  merupakan program Direktur Jendral Pajak yang baru, Fuad Sahnan. Kondisi terakhir dari kegiatan kampanye yang dilaksanakan dibeberapa titik di wilayah pulau Lombok, nampak masyarakat begitu antusias menyambut kegiatan SPN.

Pantauan dilapangan, para petugas bersemangat membagikan leflet, kemudian ada juga kipas angin dan PIN, didalamnya menerangkan tentang hak dan kewajiban WP itu sendiri, baik para WP maupun calon WP sangat memahami kegiatan SPN tersebut.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !