Mataram, MN – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) NTB, diawal tahun 2020 ini kembali berhasil mengungkap peredaran gelap narkotika jenis sabu di wilayah Senggigi Lombok Barat.

Kali ini tidak tanggung tanggung pengungkapan terbilang pantastis, pasalnya barang bukti sabu yang berhasil diamankan dari para tersangka dengan berat bruto 2 kg.

Kepala BNNP NTB, Brigjen Pol Gde Sugianyar mengatakan pihaknya berhasil mengungkap jaringan pengedar sabu lintas provinsi.

“dari pengungkapan tersebut berhasil diamankan sabu dengan berat bruto 2 kg yang dilakukan di wilayah Senggigi Lombok Barat,” kata Brigjen Pol Gde Sugianyar di Mataram, Senin (6/1/2020) pagi.

Menurut Gde Sugianyar, dalam pengungkapan yang dilakukan oleh tim berantas BNNP NTB tersebut berhasil mengamankan tiga orang pada Sabtu (4/1/2020) sekitar pukul 11.15 wita.

“tiga orang yang diamankan tersebut, RR (32) warga Bireun Aceh, FF (27) warga Kalimango Alas Sumbawa dan BHA (19) warga Kesra IV Perumnas Sekarbela Mataram,” ungkap Gde Sugianyar.

Dijelaskan, penangkapan ketiga pelaku tersebut dilakukan setelah pihak BNNP NTB mendapat informasi bahwa akan terjadi transaksi atau penyerahan sabu yang dibawa oleh RR menggunakan pesawat dari Aceh kemudian akan di terima oleh FF.

“ketiganya diamankan ketika sedang melakukan transaksi penyerahan sabu di pinggir jalan raya Senggigi. Setelah digeledah ditemukan enam bungkus plastik dengan berat bruto 2 kg,” terangnya.

Bahkan disebutkan pula bahwa sabu yang dibungkus dalam plastik tersebut ditaksir nilainya mencapai Rp 3 milyar.

Selanjutnya ketiga orang tersebut setelah menjalani pemeriksaan akhirnya ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan pasal 114 (2) atau pasal 112 (2) UU nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara. (mn-07)



Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !