Dirut Garuda Indonesia, Emirsyah Satar
---advertisement---

Mataram, MATARAMnews – Pasca beroprasinya Bandara Internasioanl Lombok (BIL) tahun 2011 lalu, pesawat Garuda Indonesia belum bisa melakukan penambahan jadwal penerbangan untuk wilayah NTB. Jadwal penerbangan Garuda yang diharapkan pemerintah NTB bisa bertambah belum bisa terealisasi hingga sekarang, pasalnya Garuda Indonesia masih dalam tahap pembaruan.
 

Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, Emirsyah Satar mengatakan, untuk tahun 2012 belum bisa menambah jadwal penerbangan, karena Garuda masih dalam tahap pembaruan. “kami sudah akan melakukan penambahan penerbangan Garuda untuk wilayah NTB tapi dalam waktu dekat ini belum bisa, karena kami akan melakukan penambahan armada,” tegasnya kepada sejumlah awak media rabu (9/5/2012) pada kegiatan CSR Garuda dan GE Volunteer membangun Taman Kanak-kanak di Dusun Penimbung Desa Taman Sari Kecamatan Gunung Sari Kabupaten Lombok Barat.
 

Untuk itu, penambahan armada Garuda tengah dilakukan dan dalam tahap pembaharuan untuk armada lama, sehingga belum bisa melakukan penambahan flight untuk BIL, meski tahun ini pihak Garuda mendatangkan sekitar 20 pesawat Garuda, namun itu untuk mengganti pesawat yang sudah tua.
 

“Sementara ini jadwal Garuda untuk BIL hanya dua flight dan kedepan Penambahan jadwal penerbangan untuk BIL itu akan tetap dilakukan, karena tahun 2013 nanti kami akan mendatangkan pesawat-pesawat kecil berkapasitas 90 kursi”, ujarnya.
 

Menurutnya, pesawat-pesawat kecil berkapasitas antara 80 hingga 90 orang tersebut cocok untuk daerah NTB, selain itu jadwal penerbangan dua flight memang dirasakan  masih kurang karena jumlah armada Garuda yang masih belum cukup.

Sebelumnya pernah ada jadwal penerbangan dengan rute Mataram – Jogjakarta dan dilanjutkan ke Jakarta. Belakangan sudah tidak ada lagi karena dialihkan dari rute Mataram – Bali dilanjutkan ke Jakarta.

“Pengalihan itu dilakukan disebabkan karena armada kami yang memang terbatas. Yang jelas, untuk tahun ini Garuda belum bisa melakukan penambahan jadwal penerbangan ke BIL, karena keterbatasan armada kami, walaupun tahun ini ada pesawat baru sebanyak 20 pesawat dipesan untuk mengganti pesawat lama dan tahun depan dipastikan akan ditambah dengan pesawat berkapasitas 90 kursi,” katanya.

---advertisement---