Ketua Umum Badko HMI Nusra, Rizal Mukhlis

Mataram, MN – Kasus penari tanpa busana di kawasan wisata Senggigi mengundang reaksi banyak pihak, tidak ketinggalan Himpunan Mahasiswa Islam Badko Nusa Tenggara juga angkat bicara.

Ketua Umum Badko HMI Nusra, Rizal Mukhlis mengecam peristiwa memalukan tersebut. Ia mendesak Bupati Lombok Barat untuk sesegera mungkin mencabut izin usaha Metzo Executive Club & Karaoke Lombok.

“Kami mendesak Bupati Lombok Barat untuk segera mencabut izin usaha Metzo Executive Club & Karaoke Lombok,” kata Ketua Umum Badko HMI Nusra, Rizal Mukhlis, di Mataram, Selasa (11/2/2020).

Menurut Rizal, kasus penari tanpa busana (striptis) itu tidak bisa dibiarkan karena telah mencederai NTB sebagai Pariwisata Halal dan Lombok sebagai Pulau Seribu Mesjid.

“ini tidak boleh dibiarkan, karena sudah mencederai daerah kita sebagai ikon wisata halal dunia. Apalagi Lombok ini dikenal sebagai daerah yang religius dengan julukan 1000 Masjid,” ujar Mahasiswa Pascasarjana UIN Mataram tersebut.

Untuk itulah, Aktivis HMI ini meminta agar Pemerintah Lombok Barat memberikan sanksi tegas kepada pihak Metzo Executive Club & Karaoke Lombok sebagai Pelajaran bagi tempat yang lain untuk tidak meniru dan melakukan hal yang sama.

“Pemberian sanksi tegas akan memberikan pelajaran bagi manajemen yang lain untuk tidak melakukan hal yang serupa seperti yang terjadi di Metzo,” tegas Rizal.

Selain itu Rizal juga meminta kepada Kapolda NTB untuk menindak tegas oknum penyedia layanan tarian tanpa busana dan menyisir tempat-tempat hiburan yang lain mengingat NTB ini sudah memiliki Perda Syariah tentang wisata halal.

“Kami minta kepada Kapolda NTB untuk menindak tegas dan juga menyisir tempat-tempat hiburan yang lain,” pintanya.

Tidak hanya itu, Rizal juga meminta kepada Gubernur NTB untuk melakukan koordinasi dengan Pemda Lombok Barat sebagai bentuk pertanggungjawaban Pemprov dalam menyikapi perbuatan melawan Perda Syariah tersebut.

“Gubernur NTB juga harus bertanggungjawab pada persoalan ini, segera lakukan koordinasi demi menegakkan Perda Syariah tentang wisata Halal NTB,” tandasnya.

(mn-10)



Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini