Para ibu korban TKI meninggal di Malaysia

Mataram, MATARAMnews – Tiga orang perwakilam dari keluarga korban TKI yang  meninggal di Malaysia diperiksa penyidik Polda NTB, Selasa (15/5) siang. Mereka yang dimintai keterangannya yaitu masing-masing, H.Maksum ayah dari almarhum Herman dan Tohri merupakan kakak dari almarhum  Abd Kadir Jaelani serta Nurmawi kakak dari almarhum Mad Noor.

Pemeriksaan untuk dimintai keterangan terhadap keluarga TKI tersebut berdasarkan surat permintaan keterangan No RES.2.3/251/V/2012/Dit Reskrimsus, tertanggal 11 Mei 2012. Mereka diperiksa bertempat diruang Unit II Subdit IV Dit Reskrimsus Polda NTB.

Selain ketiganya  tampak juga mendampingi mereka Tim advokasi, Widodo SH dan M Saleh dan ketiga ibu dari ketiga korban yaitu, Inaq Abil ibu dari Mad Noor, Hj Srihayati ibu dari Herman dan Rupni ibu dari Abd Kadir Jaelani.

Menurut juru bicara tim advokasi TKI, M.Saleh, menjelaskan perwakilan keluar diminta  keterangannya terkait saat ini Dit Reskrimsus sedang melakukan penyelidikan atas dugaan tindak pidana melakukan perekrutan CTKI mencari cukong sebagaimana dimaksud dalam pasal 102 Jo Pasal 4 Jo pasal 103 UU RI No 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan TKI di luar negeri.

“Jangan sampai ingin melihatkan siapa yang memberangkatkan, tapi jangan sampai juga mengesampingkan isu yang digugat oleh keluarga tetang  penyebab meninggal dan indikasi penjualan organ yang sampai sekarang belum diketahui oleh keluarga,” katanya.

Karena hingga saat ini pihak keluarga  secara langsung diberitahu bagaimana penyebab kematian korban bahkan hasil otopsi 1 dan 2 belum ada pemberitahuan secara resmi kepada keluarga.

“Pihak keluarga penting mendapat info apa penyebab kematian korban dan pihak keluarga berharap dengan pemeriksaan ini tidak menghilangkan gugutan awal,” tegasnya.

Selain itu Inaq Abil juga mengharap agar pembunuh anaknya segera ditangkap dan diproses secarah hukum.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !