Komunitas Sabua Ra'a Ndai Mbojo (foto: kiri) saat melakukan penggalangan dana. Korban kebakaran Niken (32) sedang dirawat di RSUP NTB (foto: kanan)

Dompu, MN – DPC Komunitas Sabua Ra’a Ndai Mbojo (SRNM) kabupaten Dompu menggalang dana untuk membantu korban kebakaran di Desa Bara Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

Tahap pertama bantuan diserahkan Komunitas SRNM kepada korban kebakaran atas nama Niken (32) yang mengalami luka bakar 80 persen di sekujur tubuhnya melepuh dalam kondisi hamil. Saat ini Niken tengah dirawat di RSUP NTB dengan biaya sebesar Rp5 juta.

Ketua DPC SRNM Dompu Suharyanto mengataka tahap pertama bantun diberikan berupa uang tunai kepada Niken (32). Sementara untuk tahap keduanya akan diserahkan kepada korban kebakaran lainnya pada hari Senin (24/2) besok di lokasi kejadian di Desa Bara Kecamatan Woja Kabupaten Dompu.

“Kami sudah transferkan sebesar Rp5 juta untuk ibu Niken yang di rawat di RSUP dan untuk bantuan korban lainnya akan kami berikan pada hari berupa uang tunai, sembako dan peralatan dapur,” ucap Yanto memberikan keteranga kepada wartawan, Sabtu (22/2/2020).

Lebih lanjut dikatakan Yanto, bantuan uang tunai tersebut bersumber dari penggalangan dana yang dilakukan anggota komunitas sabua ra’a selama 5 hari berturut-turut dan terkumpul sebesar Rp10 juta.

“Pemberian bantuan ini sebagai upaya meringankan beban para korban bencana kebakaran dan juga bagian dari visi misi komunitas sabua ra’a ndai mbojo,” ungkapnya.

Berikut nma-nama korban kebakaran di Desa Bara, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu, menurut data Komunitas Sabua Ra’a Ndai Mbojo :

  1. Afarah (53), korban meninggal dengan kondisi hangus terbakar.
  2. Niken (23), dalam kondisi hamil 6 bulan mengalami luka parah 80 persen bagian tubuh melepuh, sekarang di rawat di RSUP NTB.
  3. Khadijah (72), nenek dari ibu Niken, terbakar kedua kakinya sampe lutut, pergelangan tangan dan bagian belakang. Sempat di rawat di RSUD Dompu dan sudah di izinkan pulang.
  4. Ilyas (36) yang terbakar kedua kaki sampei lutut dan tangan sebelah kiri dan sempat di rawat di RSUD Dompu dan sudah diizinkan pulang.

(mn-10)



Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !