Lombok Utara, MN – Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto SH MH beserta rombongan mengadakan kunjungan silaturahmi ke Kabupaten Lombok Utara (KLU). Kajati baru NTB ingin melihat langsung kondisi KLU pasca gempa sekaligus mendorong masyarakat dan pemda tetap maju dalam melaksanakan pembangunan.

“Saya ingin tahu langsung kondisi pascagempa karena masih baru disini, sekaligus memberikan semangat kepada seluruh masyarakat KLU, Bupati dan perangkatnya. Disamping memberikan dorongan untuk tetap maju dalam pelaksanaan pembangunan,” kata Nanang dihadapan Bupati KLU serta jajaran Forkopimda dan Kepala OPD KLU saat bersilaturahmi, pada Senin (2/3/2020) kemarin.

Menurut Mantan Kajari Kota Palembang itu kepada awak media menyampaikan bahwa inti dari kunjungan yang dihelat pihaknya ingin bersilaturahmi kepada Bupati, seluruh jajaran pemda setempat dan masyarakat KLU.

Pihaknya, kata Kajati NTB, siap mengawal dan mengamankan proyek-proyek pembangunan yang ada di KLU. Bahkan dengan mantap dirinya mengutarakan apapun yang diminta oleh Bupati Lombok Utara pihaknya setiap saat bisa memberikan hal-hal yang diperlukan guna mengakselerasi segenap aspek pembangunan pascagempa di bumi Tioq Tata Tunaq.

“Inilah bentuk sinergitas. Pihaknya konsisten sesuai dengan perintah pimpinan bahwa sebagai kepala kejaksaan di daerah harus bisa membantu, mendorong di daerahnya masing-masing. Termasuk program dari Presiden Ir. H. Joko Widodo-Maruf Amin,” ujarnya.

Dirinya melihat kondisi Lombok Utara pascagempa ini sudah mulai bangkit dan pembangunan pun sudah menggeliat. Masyarakat mendukung seraya mengharapkan pembangunan dapat diselesaikan dengan baik.

“Saya juga merasa tersanjung karena beliau (bupati) menginginkan ada kantor Kejari Definitif Lombok Utara. Saya sanggupi, mudah-mudahan untuk tahun ini bisa terwujud,” tutur orang nomor satu Kejati NTB itu.

Menurutnya, bupati tidak hanya memohon secara lisan tetapi langsung menyampaikan secara tertulis melalui surat permohonan, sehingga pihaknya harus meresponsnya. Ia berjanji paling lambat dua hari ini sudah sampai kepada Kejaksaan Agung untuk mendapatkan pengesahannya. Kemudian menyusul pengadilan, mengingat Polres sudah ada. Pun Kodim sudah punya lahan seraya berharap semua lembaga negara secara kolektif memiliki kantor definitif di KLU.

Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH MH, dalam sambutannya mengatakan momentum silaturahmi Pemda Lombok Utara dengan Kepala Kejaksaan Tinggi NTB dan Kepala Kejaksaan Negeri Mataram guna mendukung pelaksanaan tugas pemerintahan bisa berjalan dengan baik dan sesuai aturan yang berlaku.

Menurut bupati, kemitraan semua pihak tentunya bisa berujung kebaikan bersama dalam menjalankan tugas tanpa adanya cedera dan tanpa cacat terutama dari sisi hukum sehingga pertanggungjawaban seluruhnya dapat dipertanggungjawabkan dengan baik sesuai ketentuan.

Bupati Najmul menyatakan agar memaklumi Lombok Utara sebagai kabupaten termuda di provinsi NTB. Pihaknya terus berikhtiar mengawal pembangunan dan pemerintahan daerah khususnya dalam pengelolaan keuangan bisa berjalan dengan baik.

“Dengan izin Allah SWT Lombok Utara telah lima kali berturut-turut mendapatkan predikat WTP dalam pengelolaan keuangan daerah,” papar Najmul.

Ditambahkan Bupati Najmul, Ombudsman RI juga telah memberikan penghargaan Lombok Utara sebagai kabupaten dengan tingkat kepatuhan tertinggi. Di samping itu juga, kementerian keuangan juga sudah 3 kali berturut-turut memberikan penghargaan danareksa sebagai daerah kabupaten pengelola keuangan berkategori baik,” paparnya.

“Tujuan kami menyampaikan apresiasi pemerintah terhadap Kabupaten Lombok Utara ini adalah bentuk rasa syukur karena terjalinnya kerjasama antara eksekutif, legislatif dan yudikatif di KLU. Maka kehadiran Kepala Kejati di tempat ini menjadi penyemangat kami untuk terus bekerja dengan lebih baik lagi. Harapan kami KLU bisa dibimbing dengan baik berkaitan dengan hukum,” tandasnya.

Bupati Najmul menambahkan, dirinya menyerahkan langsung permohonan Kejari Lombok Utara bisa segera dibentuk dan didefinifkan. Tanah dan semuanya sudah kita sediakan. Seluruh kantor vertikal yang dibutuhkan kita sudah sediakan lahannya. Sebab Polres, KPU, Kodim dan Kejaksaan merupakan sarana vital bagi daerah otonomi.

Dijelaskan juga oleh peraih The Best Innovation on Disaster Rehabilitation dari Sindo Media beberapa hari lalu, bahwa aparatur penegak hukum dan pemerintah bukan institusi berlawanan tetapi institusi yang simetris dan kemitraan.

Acara yang dilangsungkan di Aula Kantor Bupati Lombok Utara itu juga dihadiri oleh Ketua GOW Nani Tricahyani, SE diakhiri dengan penyerahan surat percepatan pembangunan Kejari Lombok Utara oleh bupati kepada kajati serta ramah tamah bersama.

Sementara itu dalam dalam ajang silaturahmi tersebut, Kajati NTB Nanang Sigit Yulianto dihadapan Bupati, unsur Forkopimda dan jajaran Kepala OPD se-KLU memaparkan tugas dan kewenangan kejaksaan fokus pada bidang pidana, perdata dan tata usaha, bidang keamanan dan ketertiban umum sembari memperkenalkan satu persatu rombongan dari kejaksaan tinggi NTB yang ikut serta mendampinginya.

(klu/mn-07)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !