Lombok Tengah, MN – Anggota DPR RI Komisi XI Hj. Wartiah berkunjung ke Desa Pandan Indah dalam agenda reses dan menyerap aspirasi masyarakat di Desa Pandan Indah Kecamatan Praya Barat Daya Lombok Tengah.

Kegiatan yang disambut hangat dan antusias masyarakat diiringi musik tradisional Lombok Gendang Beleq dan atraksi para pengrajin tenun membuat Wartiah terkesima atas pesona budaya dan kreatifitas warga.

“Ini menjadi potensi besar untuk memperkuat ekonomi masyarakat produktif, ini harus dikembangkan dalam skala besar,”ucap Wartiah disela kunjungannya itu, Selasa (10/3/2020).

Wartiah menegaskan keberadaannya di Komisi XI yang berhubungan dengan perbankan dan keuangan.

“Saya sekarang dikomisi XI yang berhubungan dengan keuangan dan perbankan yang turunannya sebagai mitra seperti Bappenas, OJK, BI, BPK, MENKEU, LPS, BPS dan semua yang berkaitan dengan keuangan yang kita gandeng,” terang Wartiah.

Ia bersyukur menduduki Komisi XI dan kedepan ada keberkehan di desa Pandan Indah dengan keberadaannya sekarang melalui program sosial dari mitra untuk memaksimalkan bantuan ke desa tersebut.

Komisi XI ini ingin lebih banyak mendengar keluhan atau aspirasi dari masyarakat agar nantinya akan diperjuangkan di pusat atau APBD yang ada terkait hal itu.

“Silahkan disampaikan aspirasinya dulu, nanti akan disampaikan ke pusat secara resmi dan akan dipilah mana yang masuk di APBN atau APBD,” terangnya.

Sebelumnya Kepala Desa Pandan Indah Anharditya mengucapkan banyak terimakasih desanya telah dikunjungi untuk menyerap aspirasi masyarakat.

“Wartiah adalah sosok perempuan yang cerdas dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat, bahkan sebelum menjadi DPR RI pun ia telah berbuat banyak di desa kami yang berbentuk fisik maupun sosial,” ucapnya.

Ia menyampaikan kebutuhan didesanya bahwa keberadaan dan ketersediaan air bersih yang masih kurang, serta kebutuhan alat musik gendang beleq yang masih kurang.

“Ketika kami dihadapkan musim kemarau ketersediaan air bersih sangat terbatas dan ketika musim penghujan seperti ini air sangat banyak namun sangat kotor, mungkin nanti ibu bisa membuatkan kami sumur bor dibeberapa titik untuk kesediaan air bersih warga,” harapnya.

Sedangkan tokoh masyarakat Baharudin mengatakan potensi yang dikembangkan di desanya bukan hanya gendang beleq dan tenun saja namun banyak kelompok peternakan.

“Selain kesenian gendang beleq dan tenun masyarakat kami rata-rata adalah peternak dan telah membentuk kelompok ternak, dari itu ibu nantinya bisa membantu kami dalam kandang bersama menlihat tingkat kerawanan pencuri yang ada,” keluhnya.

Wartiah merespon betul keinginan masyarakat desa Pandan Indah untuk menambah alat gendang beleq.

“Untuk desa Pandan Indah akan saya berikan 2 alat gendang beleq agar pengembangan cagar budaya atau kearifan lokal semakin lestari dan mendunia,” katanya.

Hadir dalam kegiatan ini Anggota DPR RI Hj. Wartiah, Kepala Desa Pandan Indah, jajaran Perangkat Desa, Tokoh Adat, Tokoh Pemuda,Tokoh Masyarakat, Kelompok Kreatifitas tenun, masyarakat Desa Pandan Indah.

(mn-05)



Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !