Mataram, MN – Dalam Upaya mencegah penyebaran Covid-19 dan mempedomani Surat Edaran Jaksa Agung RI No. 3 Tahun 2020 tentang Penetapan Protokol Kesehatan Penanganan Covid-19 dilingkungan Kejaksaan RI dan Instruksi Jaksa Agung No 5 Tahun 2020 tentang Kebijakan Pelaksanaan Tugas dan Penanganan Perkara selama masa Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Lingkungan Kejaksaan RI.

Kejaksaan Negeri (Kejari) Lombok Tengah melaksanakan Sidang Online melalui sarana Videoconfernce yang dilaksanakan pada hari Kamis tanggal 26 Maret 2020 jam 13.00 wita. Pelaksanaan sidang secara online ini merupakan persidangan E-Court pertama di wilayah Hukum Kejaksaan Tinggi NTB.

Dalam pelaksanaannya sidang dilakukan dari kantor masing-masing dimana Majelis Hakim berada di ruang sidang Pengadilan Negeri Praya, Penuntut Umum berada di Kejaksaan Negeri Lombok Tengah dan terdakwa berada di Rumah Tahanan Praya.

Adapun perkara yang disidangkan secara online pada kesempatan tersebut sebanyak 5 Perkara antara lain :
a. Perkara Narkotika an. Supriadi, melanggar pasal 112 ayat (1) UU 35/2009,
agenda , putusan.
b. Perkara Narkotika an. Repandi sanseno melanggar pasal 127 ayat (1) huruf a UU 35/2009.
c. Uswatun hasanah melanggar pasal 77B jo ps 76B UU RI no. 35 th 2014.
d. Iman Sumantri melanggar Pasal 76C jo. Pasal 80 ayat (3) UU RI no. 35 th 2014.
e. Lalu Nuh Sutawijaya melanggar psl. 362 KUHP.

Kajati NTB, Nanang Sigit Yulianto, SH.,MH mengharapkan agar Kejaksaan Negeri lainnya agar melakukan koordinasi dengan Pengadilan dan Rutan mengikuti langkah yang sudah dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Lombok Tengah.

“Untuk perkara korupsi juga akan dilakukan secara online paling tidak minggu depan semua Kejari sudah melaksanakan sidang online melalui sarana Videoconference,” ucapnya.

(mn-07)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !