Mataram, MN – Layanan Kesehatan Cuma-cuma (LKC) Dompet Dhuafa NTB bersama PMI Lombok Barat melakukan aksi cegah Covid-19, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di tempat ibadah dan panti asuhan.

“Kegiatan ini (penyemprotan disinfektan) sudah dimulai sejak kamis (26/3) kemarin hingga hari ini jumat (27/3), kata Nazliansyah selaku penanggung jawab respon cekal corona LKC NTB, Sabtu (28/3/2020).

Menurutnya, total ada 16 titik sudah dilakukan penyemprotan disinfektan dan sebagian besar dilakukan di tempat ibadah (Masjid).

Penyemprotan tersebut, kata Nazliansyah, berjalan dengan lancar karena Tim PMI yang dipimpin oleh Danang Djoko Kartiko sangat cekatan dan terampil. Penyemprotan tempat ibadah dan panti asuhan tersebar di berbagai tempat di wilayah Mataram dan Lombok Barat.

Beberapa lokasi yang sudah dilakukan penyemprotan diantaraya, di Masjid Baiturahman Desa Kekait, Masjid Nurul Jannah Blencong, Masjid Nurussyuhada Montong Meniting, Masjid Nurul Huda Dusun Medas, Masjid Nurul Ikhlas Pejeruk Bangket, Masjid Nurul Yaqin Desa Sayang-sayang, Masjid Nurul Huda desa Taman Sari, Masjid Nurul Huda Watuqo dusun Marong Pekarangan, Masjid al Istiqomah Kekalik dan Panti Asuhan Asal Adam Mulajati Gerung Utara.

Prioritas penyemprotan dilakukan di tempat ibadah untuk memberi rasa aman dan mengurangi keresahan masyarakat saat melakukan ibadah sholat. Walaupun beberapa masjid sudah tidak dilakukan sholat berjamaah namun upaya ini untuk melindungi masyarakat lain yang kebetulan sekedar mampir untuk melakukan ibadah sholat.

Selain itu, penyemprotan juga dilakukan di panti asuhan untuk melindungi anak-anak dari virus corona yang saat ini penyebarannya sangat cepat.

Bukan hanya melakukan penyemprotan disinfektan, juga dilakukan sosialisasi pencegahan corona melalui pemberian poster dan spanduk. Masing-masing masjid mendapat 3 poster pencegahan corona dan 1 spanduk yang dipasang di lingkungan masjid. Poster yang dibagikan terkait CTPS (cuci tangan pakai sabun), penerapan etika batuk dan pengenalan gejala corona.

“Harapannya dengan media edukasi tersebut masyarakat menjadi lebih paham dan bisa menerapkannya,” ujarnya.

Aksi tersebut akan dilanjutkan kedepannya, karena banyak permintaan dari masyarakat setelah melihat kegiatan penyemprotan di hari pertama.

“Tidak hanya di masjid namun di fasilitas umum dan tempat ibadah lainnya juga akan menjadi target kami. Kami juga berterima kasih kepada para donatur dan juga crystal printing yang telah mensuport kegiatan ini. Kami berharap semakin banyak yg ikut terlibat sehingga kita bisa bersama-sama untuk memerangi covid-19 ini,” tandasnya.

(mn-10)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !