Walikota Mataram, H. Ahyar Abduh memberikan keterangan pers, Rabu (1/4/2020).

Mataram, MN – Walikota Mataram H. Ahyar Abduh menyampaikan dua warga asal Kelurahan Rembiga dan Kelurahan Kekalik Jaya telah terkonfirmasi positif Covid-19.

“Pasien inisial LJ usia 44 tahun, asal Kelurahan Rembiga Kecamatan Selaparang, dan YT usia 46 tahun asal Kelurahan Kekalik Jaya Kecamatan Sekarbela telah terkonfirmasi positif Covid-19 dan saat ini sedang menjalani isolasi di RSUD Provinsi NTB,” terang Ahyar dalam konfrensi persnya, Rabu (01/4/2020).

Kewaspadaan masyarakat juga semakin ditingkatkan dengan keluarnya swab tes Litbang Kemenkes RI yang menyatakan pasien inisial J yang berasal dari Dasan Agung dan meninggal dunia beberapa waktu yang lalu juga positif Covid-19.

Terhadap kasus-kasus tersebut Ahyar beserta Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Mataram melakukan penyemprotan disinfektan secara total dan contact tracking kepada keluarga maupun orang-orang yang pernah kontak dengan pasien.

“Kita tekankan untuk terus dicari sampai di ujungnya,” tegas Ahyar.

Selain itu, Walikota Mataram terus mengimbau kepada semua elemen masyarakat baik Polisi, TNI, Pol PP serta masyarakat agar saling bahu membahu memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Mataram. Karena ancaman Covid-19 adalah ancaman bersama yang tidak bisa disepelekan.

Lebih tegas Direktur RS Kota Mataram H. L. Herman Mahaputra mengatakan bahwa Tim Gugus Penanganan Covid-19 Kota Mataram fokus memutus rantai penyebaran Covid-19 di masyarakat Kota Mataram. Dengan memeriksa semua kontak-kontak pasien terjangkit Covid-19 dan memeriksa orang yang datang ke Kota Mataram, terutama yang datang dari luar daerah.

“Inti dari usaha kita saat ini adalah memutus rantai penyebaran Covid-19,” ujarnya.

Dengan usaha-usaha yang dilakukan pemerintah Kota Mataram saat ini diharapkan mampu memutus penyebaran wabah yang melanda dunia saat ini.

(diskominfo/mn-03)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !