Warga Kodya Asri, tutup akses jalan menggunakan tembok permanen

Mataram, MATARAMnews – Ancaman warga untuk menutup secara permanen akses jalan menuju komplek perumahan Garden Kodya akhirnya benar-benar dilakukan warga perumahan Kodya Asri. Penutupan yang sebelumnya hanya menggunakan bentangan bambu dan kayu, kini telah menggunakan tembok batako setinggi kurang lebih satu meter.

Sehingga dua akses jalan menuju perumahan yang dibangun oleh  PT.VLI tersebut tidak bisa digunakan lagi. Warga menutup akses jalan karena perumahan yang baru dibangun tersebut diluar dari Perumahan Kodya Asri, jadi  untuk akses ke perumahan tidak melalui tempat mereka.

Selain terkait dengan akses jalan masuk, juga terjadi kerusakan jalan terutama di Jalan Sunan Kudus dan Sunan Kalijaga akibat lalu-lalangnya kendaraan yang mengangkut material.

Protes warga terhadap pihak pengembang PT.VLI ini sudah dilakukan sejak Kamis kemarin, namun warga menganggap pihak pengembang tidak respon atas tuntutan warga, akhirnya warga yang sudah habis batas kesabarannya akhirnya menutup secarah permanen akses jalan.

Bahkan warga sendiri, tidak akan membuka kembali tembok tersebut walaupun pihak PT.VLI melakukan negosiasi. “Ini sudah menjadi putusan final dari warga,” kata salah salah satu warga Agus Cahyono, ditemui Minggi (27/5) pagi.

“Jadi, tembok yang sudah dibangun itu tidak bisa dibongkar kembali,” tegasnya kembali.

Menurut Agus, perumahan tersebut harus mempunyai akses jalan tersendiri karena bukan merupakan bagian dari perumahan Kodya Asri. Pembangunan tembok penutup akses jalan tersebut dilakukan secara swadaya dari warga.

Warga sudah cukup lama memberikan waktu pada pihak pengembang untuk menggunakan akses jalan tersebut, namun hingga kini belum juga membuka akses jalan sendiri.

Namun penutupan akses jalan tersebut tidak secara total dilakukan oleh warga, buktinya akses jalan yang ada disebelah barat masih diberikan sedikit ruang untuk para pekerja bisa melintas ke perumahan, dan untuk akses angkutan material ditutup sama sekali.

Pantaun media ini, dilokasi penutupan akses jalan tersebut dikerjakan oleh warga secara swadaya sejak pukul 07.30 wita. Akibat penutupan tersebut  pendistribusian material ke proyek tersebut tidak bisa dilakukan, terlihat para pekerja  berhenti beraktifitas untuk sementara waktu dan bahkan melihat aksi penembokan oleh warga.

Sementara itu, Humas PT.VLI, Drs.Kusnardi, ketika dikomfirmasi terkait dengan penembokan yang dilakukan oleh warga tersebut. Dengan singkat Kusnardi mengatakan bahwa pihaknya tetap berpegang pada komitmen awal.

“Terkait dengan akses jalan tetap sesuai dengan komitmen awal,” katanya ditemui dilakosi penutupan akses jalan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !