Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB, Sugiyanta,SH

Mataram, MATARAMnews- Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTB segera memeriksa para tersangka dalam kasus penyelewengan Dana Bansos Lobar 2009. Pemeriksaan dilakukan oleh pihak Kejaksaan setelah keluarnya perhitungan kerugian negara yang selama ini dinanti-nantikan oleh Kejaksaan untuk menyeret para tersangka.

Namun, pemeriksaan para tersangka baru akan dilakukan setelah pihak Kejaksaan melakukan pemeriksaan tambahan terhadap para saksi. “Pemeriksaan tambahan dilakukan karena ada selisih perhitungan Kejaksaan dengan BPK,” Ucap Kasi Penkum dan Humas Kejati NTB, Sugiyanta,SH, ketika ditemui Rabu siang.

Adanya selisih perhitungan tersebut diketahui setelah pihak Kejaksaan menerimah LHP BPK terkait dengan Bansos 2009. Menurutnya, tujuan pemeriksaan tambahan terkait adanya selisih perhitungan dengan LHP dari segi jumlah ada perbedaan dalam penghitungan. “Perhitungan penyidik Kejaksaan hanya bersifat sementara dan finalnya di BPK,” ungkapnya.

Sebagaimana diketahui bahwa pada kasus Dana Bansos 2009 Lobar ini, pihak penyidik Kejati telah menetapkan tiga tersangka, namun hingga saat ini Kejaksaan belum melakukan penahanan terhadap tersangkanya dengan alasan terbentur dengan perhitungan kerugian negara, karena jika dilakukan penahanan maka dikhawatirkan para tersangka ini keluar demi hukum, karena sampai batas penahanan belum bisa di ajukan ke pengadilan terbentur dengan perhitungan kerugian negara.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !