Mataram, MATARAMnews – Sejumlah Jurnalis Mataram yang tergabung dalam Koalisi Wartawan (Kawan) Mataram, Kamis (31/05/2012) gelar Aksi Solidaritas atas tindakan kekerasan yang dilakukan oknum aparat TNI AL terhadap para jurnalis yang sedang melakukan peliputan  di Padang, Sumatra Selatan. Dalam Orasinya, Ketua Aliansi Jurnalis Independent Mataram, M.Latief Apriaman mengutuk keras tindakan aparat yang dinilai terlalu berlebihan terhadap wartawan sedangkan wartawan hanyalah profesi seharusnya mendapat perlindungan sebab wartawan juga memiliki peranan penting di negri ini.

Selain itu, Latief Juga mengingatkan bahwa antara aparat dengan jurnalis memiliki kode etik dalam melaksanakan tugas dan profesi masing-masing dan diatur oleh Undang-undang sehingga semestinya kita bertanya apa sebenarnya yang menjadi kepentingan mereka yang selalu mengorbankan kaum jurnalis. Disamping itu, Latief mengatakan Indonesia adalah negara yang berada diurutan ketiga dimana sejumlah wartawan banyak mengalami kekerasan sehingga sesungguhnya sudah saatnya kita menyadari bahwa wartawan tidak sepatutnya mengalami hal ini karena dalam  melaksanakan tugas jurnalis dilindungi oleh undang-undang.

Selain mengutuk keras tindakan aparat TNI AL yang melakukan tidakan kekerasan terhadap wartawan dipadang, koalisi wartawan mataram juga meminta agar oknum aparat yang dinilai arogan tersebut ditindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku. Aksi damai yang digelar tersebut berlangsung tertib, seluruh perwakilan dari berbagai media yang ada di Mataram hadir dan mereka meneriakkan yel-yel,  “hentikan kekerasan terhadap jurnalis”. Mereka, kaum kuli tinta tersebut menginginkan agar masing-masing dapat menjalankan perofesi dengan nyaman tanpa ada intimidasi dan kekerasan.

Diakhir Orasinya Abdul Latief Apriaman mengingatkan “meskipun selama ini dalam menjalankan tugas terutama dalam pengungkapan kasus Korupsi wartawan masih sering mengalami intimidasi, tapi itu bukanlah hal yang dapat menyurutkan nilai perjuangan demi tegaknya supremasi hukum di negri ini.

Mewakili Komandan Pangkalan Angkatan Laut Mataram yang kebetulan sedang tidak berada ditempat, Dan POM AL Mataram, Mayor Laut PM. Purbo menrima seluruh wartawan dan berdialog dihalaman Lanal Mataram.

Atas nama Keluarga Besar Pangkalan Angkatan Laut Mataram Purbo menyatakan turut prihatin terhadap rekan Wartawan yang mengalami tindakan kekerasan dan mgutuk keras tindakan oknum aparat tersebut. Sesuai informasi yang diperoleh saat ini oknum tersebut sudah ditangani oleh aparat dan akan diambil tindakan tegas serta akan diproses sesuai aturan hukum yang berlaku.

Purbo juga manyatakan komitmennya untuk selalu berhubungan baik, serta menjalin kerjasama yang baik dengan keluarga besar wartwan yang ada di daerah ini. Kemudian jika ada oknum-oknum aparat yang ada dilingkungannya melakukan tindakan yang tidak terpuji atau melakukan sikap arogan terhadap rekan Wartawan maka ia dengan tegas menyatakan akan menindak tegas dan memproses oknum yang berbuat sewenang-wenang tersebut.

Usai berdialog, seluruh Wartawan mengumpulkan seluruh peralatan beserta Atribut wartawan yang dimiliki Kemudian sejenak memberikan penghormatan dengan mengheningkan cipta serta memberikan doa kepada wartawan yang telah menjadi korban kekerasan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !