Mataram, MATARAMnews -Ketua Adat Pancoran Salat Mekaki, Pelangan Sekotong dituntut 3 tahun, 6 bulan penjara. Jaksa Penuntut Umum (JPU), Lalu Rudi Gunawan, menuntut ketua Adat Pancoran Salat, M.Basri dalam persidangan dengan agenda pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Mataram, Selasa (5/6/2012) pagi.

Dihadapan persidangan yang di pimpin oleh Majelis Hakim yang diketuai Efendi Pasaribu SH, JPU menjelaskan bahwa terdakwa, M Basri terbukti telah melakukan penipuan seperti dalam dakwaan primer yaitu pasal  378 Jo pasal 64 (1) KUHP.

“Berdasarkan atas alat bukti dan keterangan saksi-saksi telah memenuhi unsur sebagai diatur dalam pasal 378 Jo pasal 64 (1) KUHP,” kata Lalu Rudi.
Terdakwa M.Basri diajukan kedepan persidangan karena diduga telah melakukan penipuan terhadap empat orang warga Rambut Petung Desa Pelangan, Sekotong.

Terdakwa meminta sejumlah uang pada para korban dengan jumlah bervariasi dengan konpensasi para korban tersebut akan diberikan sejumlah tanah, namun sampai kasus ini masuk dipengadilan tidak ada tanah yang dijanjikan pada para korban.

Sementara itu, sebelum persidangan diakhiri, Majelis Hakim meminta pada terdakwa untuk membuat pembelaan secara tertulis dan lisan atas tuntutan JPU.
“Sauadara silahkan untuk membuat pembelaan secara tertulis maupun lisan,” Ucap Efendi Pasaribu SH, sebelum mengetok palu tanda berakhirnya persidangan.

Pembacaan pembelaan atas tuntutan JPU, akan dilakukan oleh terdakwa pada persidangan yang akan digelar pada, Selasa (12/6/2012) mendatang.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !