Plt. Kasubdit III Dit Intelkam Polda NTB Kompol Lalu Sugiarta bersama Kapolsek KP3 Pelabuhan Lembar IPTU I Made Dharma Yuliaputra, saat menyalurkan bansos ratusan buruh dan anak pelabuhan Lembar, di Sekretariat Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kojaboma Pelabuhan Lembar Lombok Barat NTB, padaJum'at (5/6/2020) pagi.
- advertisement -

Mataram, MN – Kepolisian Daerah (Polda) NTB kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) ratusan paket sembako untuk meringankan beban masyarakat ditengah pandemi covid-19. Bansos kali ini menyasar para buruh pelabuhan Lembar Lombok Barat yang terdampak Covid-19.

Penyaluran ratusan paket sembako, puluhan masker dan mainan untuk anak anak tersebut berlangsung di Sekretariat Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kojaboma Pelabuhan Lembar Lombok Barat NTB, padaJum’at (5/6/2020) pagi.

Penyerahan sembako bansos Polda NTB terhadap buruh pelabuhan Lembar terdampak Covid-19 dilakukan oleh Plt. Kasubdit III Dit Intelkam Polda NTB Kompol Lalu Sugiarta bersama Kapolsek KP3 Pelabuhan Lembar IPTU I Made Dharma Yuliaputra.

Bansos yang disalurkan oleh Polda NTB kepada 100 orang buruh TKBM dan 60 orang anak-anak buruh pelabuhan yang belum atau tidak masuk didalam bantuan JPS Pemerintah yang diterima secara simbolis oleh Ketua TKBM Kojaboma pelabuhan Lembar, Zaenuden.

Plt. Kasubdit III Dit Intelkam Polda NTB Kompol Lalu Sugiarta mengatakan bahwa bantuan sosial dari Polda NTB tersebut disalurkan guna untuk membantu para buruh yang tergabung dalam Tenaga Kerja Bongkar Muat ( TKBM ) Kojaboma Pelabuhan Lembar ditengah pandemi covid-19.

“Mudahan bansos ini bisa membantu teman teman kita ditengah pandemi covid-19,” ucapnya.

Bantuan yang disalurkan oleh pihak Polda NTB tersebut tidak hanya menyasar para buruh saja namun juga anak anak mereka.

Dimana untuk 100 orang buruh mendapatkan bantuan sembako masing masing beras sebanyak 5 Kg sedangkan untuk anak anak sebanyak 60 orang mendapatkan mainan dan masker.

“Pemberian mainan dan masker bagi anak-anak ini akibat tingginya jumlah anak yang terpapar virus Covid-19 di NTB dimana peringkat 2 se-Indonesia setelah Provinsi Jawa Timur,” pungkasnya.

(mn-07)

1 KOMENTAR

Comments are closed.