Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi, sosialisasikan operasional dan aktifasi alat WRS, Rabu (17/6/3030).

Lombok Tengah, MN – Kawasan Pariwisata The Mandalika, yang dikembangkan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), BUMN pengembang destinasi pariwisata di Indonesia, mulai hari ini mengaktifkan Warning Receiver System (WRS), suatu alat komunikasi penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).

WRS yang dipasang dan diaktifkan di kawasan The Mandalika ini merupakan generasi terbaru WRS dengan nama WRS New Generation (WRS NewGen) yang mampu melakukan penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami lebih cepat karena bersifat “real time” otomatis dari BMKG.

Dengan WRS NewGen, penyebarluasan informasi akan memakan waktu kurang dari tiga menit setelah gempa bumi berlangsung, sehingga dapat membantu pengelola kawasan dan stakeholder memberikan respon yang lebih cepat dalam melakukan evakuasi dan langkah-langkah penanganan bencana lainnya.

Sosialisasi operasional dan aktifasi alat WRS tersebut dilakukan oleh Kepala Stasiun Geofisika Mataram Ardhianto Septiadhi, S.Si pada Rabu (17/6). WRS ditempatkan di Command Centre The Mandalika yang berlokasi Gedung Balawista Kuta Beach Park. Alat WRS NewGen yang terinstal di Balawista ini akan beroperasi secara permanen dan direview setiap tahun.

Managing Director The Mandalika I Wayan Karioka mengatakan, pemasangan WRS ini merupakan salah satu bentuk sinergi ITDC bersama BMKG, khususnya Stasiun Geofisika Mataram dalam membangun sistem kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami berteknologi canggih dan terbarukan di kawasan pariwisata yang merupakan satu dari lima destinasi super prioritas di Indonesia.

Selain itu, penggunaan generasi terbaru WRS oleh BMKG ini dilakukan untuk mendukung persiapan The Mandalika menyambut event MotoGP mulai 2021. Tidak hanya melakukan pemasangan dan aktifasi alat, BMKG juga telah melakukan pelatihan tata cara operasional alat bagi tim ITDC yang bertugas di Balawista.”.

Pelaksanakan kegiatan pemasangan alat penyebarluasan informasi gempa bumi dan peringatan dini tsunami WRS di berbagai wilayah rawan gempa dan tsunami di Indonesia merupakan salah satu implementasi dari tugas dan kewajiban BMKG dalam menyediakan informasi gempa dan peringatan dini tsunami yang tertuang dalam UU No. 31 Tahun 2009, dan Perpres No. 93 Tahun 2019.

“Penggunaan WRS NewGen ini diharapkan dapat meningkatkan performa penyebarluasan informasi gempabumi dan peringatan dini tsunami dari BMKG Pusat Jakarta ke kantor unit pelaksana teknis BMKG, Pemerintah Daerah, Lembaga/Kemeterian, Media, dan lembaga lain yang terkait penanganan bencana,” ungkap Ardhianto.

ITDC berharap pemasangan WRS NewGen ini dapat menjadi bagian terintegrasi dari sistem dan prosedur mitigasi bencana yang dibangun di kawasan The Mandalika, khususnya dalam memberikan peringatan dini kepada stakeholder di kawasan apabila terjadi bencana kegempaan atau potensi tsunami.

“Dengan adanya alat ini, kami berharap dapat secara real time mengetahui informasi gempa dan potensi tsunami di sekitar kawasan The Mandalika. Dengan begitu kami bisa menyebarkan informasi tersebut dengan cepat, utamanya kepada para stakeholder sehingga dapat mengambil langkah-langkah evakuasi dan penanganan bencana lainnya dengan cepat,” tutup Karioka.

(mn-08)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !