Lombok Utara, MN – Pembangunan rumah tahan gempa (RTG) di Kabupaten Lombok Utara (KLU) yang sempat terhenti akan dilanjutkan kembali.

“Bagi yang belum terbangun rumahnya, kita usahakan,” kata Bupati Lombok Utara Dr H Najmul Akhyar saat menyerajkan bantuan sarana penangkapan ikan kepada kelompok nelayan KLU di Kantor Dinas Perhubungan Kelautan dan Perikanan (Dishublutkan) KLU, Kamis kemarin (18/06/2020).

Menurut Bupati Najmul, jika dari DSP atau dana siap pakai BNPB habis maka pihaknya akan mengusulkan melalui dana hibah BNPB. Jika dari dana hibah BNPB juga belum tuntas akan maksimalkan RTLH, kalau RTLH juga belum tuntas akan maksimalkan menggunakan anggaran dari APBD dua.

“SK fasilitator sudah tiang (saya_red) tanda tangani kemarin, sehingga bagi yang belum bisa dilanjutkan pembangunan RTG-nya Insyaallah dengan adanya SK fasilitator sudah bisa dilanjutkan” kata Bupati dalam sambutannya.

Najmul juga menyampaikan Pemda KLU telah mengusulkan penambahan jumlah pembangunan RTG kepada Pemerintah Pusat untuk di SK-kan yaitu sekitar 7000 rumah diluar SK yang telah disetujui sebelumnya.

Untuk rumah yang tidak masuk dalam pendataan, secara rinci Bupati menyampaikan beberapa alternatif lain yang telah disiapkan oleh Pemerintah Daerah untuk meng-cover rumah warga yang belum terbangun, diantaranya melalui dana siap pakai (DSP) BNPB, dana hibah BNPB, RTLH, dan juga APBD.

Dari semua ikhtiar Pemerintah Daerah tersebut, H. Najmul Akhyar berharap pada saatnya nanti semua masyarakat Lombok Utara tidak ada satupun warganya yang tidak mempunyai rumah.

(klu/mn-red)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini