Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati.,M.Sc mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah pemenang lomba Masker Challenge di Aula Pendopo Gubernur NTB, Rabu (24/6/2020).

Mataram, MN – Jumlah anak yang dinyatakan positif terinfeksi virus corona di NTB kian mengkhawatirkan. Puluhan anak-anak yang terpapar virus ini mendapat perhatian khusus oleh Pemprov NTB. Terlebih Tim Penggerak PKK Provinsi NTB. Gerakan maskerisasi untuk anak-anak, yang dicanangkan oleh TP-PKK merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran virusnya.

Tidak hanya itu, TP-PKK juga menggelar “Masker Challenge Tim Penggerak PKK Provinsi NTB”. Lomba tersebut dilaksanakan sebagai upaya mendorong kesadaran masyarakat agar anak menggunakan masker bila beraktivitas di luar rumah.

Hari ini Ketua TP-PKK Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati.,M.Sc mengumumkan sekaligus menyerahkan hadiah pemenang lomba Masker Challenge di Aula Pendopo Gubernur NTB, Rabu, 24 Juni 2020.

Ketua TP-PKK yang akrab dengan sapaan Bunda Niken tampak bahagia. Terlebih, Bunda Niken adalah sosok yang sejak awal telah aktif bersama DP3AP2KB Prov. NTB, LPA Prov. NTB dan Pokja 4 TP PKK Prov. NTB mengkampanyekan gerakan masker pada anak. Bunda Niken menyampaikan rasa terimakasihnya kepada pemenang atas partisipasi mereka.

“Terimakasih atas partisipasinya, atas sambutannya, atas semua upayanya untuk menyadarkan masyarakat memberikan masker pada anak anak,” ucapnya.

Bunda Niken meminta agar masyarakat terus dapat saling bahu membahu bersama pemerintah dalam melindungi anak dari paparan virus corona ini. Sehingga dengan sinergi yang baik itu, anak anak di NTB dapat terhindar dari virus.

“Mudah mudahan apa yang dilakukan bapak, ibu, pendamping dan anak anak disini menjadi sebuah contoh bahwa anak anakpun memiliki kemauan dan kesadaran, apalagi kisah yang juara 1-nya, anaknya yang inisiatif untuk membuat masker sendiri,” ungkapnya.

Bunda Niken meminta agar gerakan memakai masker pada anak ini dapat terus berlanjut dan ditularkan kepada lingkungan sekitarnya. Bunda Niken juga mengingatkan anak anak agar tetap mengenakan masker bila di luar rumah dengan tetap ceria dan bahagia mencoba hal hal baru bersama orang tua di rumah.

“Mudah mudahan masker challenge ini memberikan inspirasi juga bagi anak anak NTB yang lainnya. Kita tetap bersabar dengan menggunakan masker, dan mengikuti protokol kesehatan dimanapun kita berada. Mudah-mudahan apa yang diterima sebagai hadiah menjadi sedikit pemicu semangat untuk belajar dan kita hari ini senang sekali dapat bertemu dengan anak anak,” harap Bunda Niken

Tetakhir, pada kesempatan itu Bunda Niken juga menyampaikan terimakasih kepada Kepala DP3AP2KB Prov. NTB, Ketua LPA Prov. NTB, dan Pokja 4 TP PKK Prov. NTB dan terus dapat bersinergi dalam memberikan dan memperjuangkan hak hak anak anak di NTB sehingga dapat tumbuh menjadi generasi kebanggaan Nusa Tenggara Barat yang Gemilang.

Adapun juara I lomba Masker Challenge TP-PKK Prov. NTB dengan nama pendamping Sri Idawati, nama anak Qonita Fredella Yusda, Khayla Arsyifa Yusda, Fatta Artanabil Yusda.

Juara II dengan nama pendamping Isnaini Yulia Nita Hafi, nama anak Denting Teatra dan Alundi Abinaya. Juara III dengan nama pendamping Dwi Yulianda, nama anak Saskia Adinda Prihatini dan Meli Ana Ayu. Juara IV dengan nama pendamping Lia Widyanova Afianti, nama anak Deya Almira Cetta Sudibyo.

Salah satu pemenang yakni Isnaini Yulia Nita Hafi, mengutarakan rasa terimakasihnya kepada Bunda Niken. Ia bercerita bahwa anak-anaknya berinisiatif membuat masker sendiri bersama teman-temannya di teras rumah.

Tentu yang terpenting, lanjut Isnaini, dari momen ini ialah memupuk motivasi pada anak anak.

“Kami mengucapkan terimakasih untuk perlombaan yang diadakan. Semoga kedepan banyak lagi lomba lomba yang diadakan yang melibatkan interaktif antara anak dan orang tua,” ungkap Isnaini saat menceritakan kisahnya di hadapan Bunda Niken.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan Bunda Niken bersama Kepala DP3AP2KB Prov. NTB, Dra. Hj. Putu Selly Andayani, M.Si dan Ketua LPA Prov. NTB, Sahan, SH. berdialog langsung bersama anak anak.

Anak anak tampak bersemangat dan antusias berbincang bincang. Banyak hal yang mereka utarakan. Mulai dari merindukan sekolah hingga bermain mulai mengenakan masker di luar rumah.

(ntb/mn-07)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !