Lombok Tengah, MN – Pihak Kepolisian Sektor Kopang Polres Lombok Tengah, melakukan autopsi terhadap kasus penemuan orok bayi di Dusun Lanji Desa Darmaji Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah pada Minggu (21/6) pagi lalu.

Kapolsek Kopang AKP Pt Waicaka MT mengatakan autopsi dilakukan di RS Bhayangkara Mataram Kamis (24/06) agar lebih mengetahui kondisi orok bayi sehingga menjadi titik terang dalam mengungkap kasus tersebut.

“Benar kita lakukan autopsi hari ini, guna keperluan penyelidikan, sehingga menjadi titik terang dalam mengungkap kasus tersebut,” kata Waicaka.

Dari hasil Autopsi bayi tersebut diperkirakan berumur 7-8 bulan, lahir prematur dan dalam keadaan hidup, selain itu terdapat luka lecet dibagian leher bekas cekikan.

Setelah dialkukan autopsi pihak Kepolisian Sektor Kopang menyerahkan orok bayi tersebut ke tokoh masyarakat Desa Darmaji yang diserahkan oleh Kanit Reskrim IPTU I WY Kariana dan diterima oleh Kadus Lanji.

Selanjutnya dilakukan pemakaman oleh tokoh agama serta masyarakat setempat di Dusun Lanji Desa Darmaji Kecamatan Kopang.

“Untuk pemakaman kita lakukan pengamanan, untuk antisipasi adanya penolakan dari masyarakat setempat,” tandas Kapolsek.

Sebelumnya orok bayi yang ditemukan itu dalam kondisi masih merah dan sudah tidak bernyawa itu sempat menghebohkan warga sekitar.

Diduga bayi ini dibuang dengan sengaja hingga kini pelakunya masih diselidiki polisi.

(mn-08)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini