---advertisement---

Mataram, MN – Webinar atau web-seminar ini diharapkan dapat memberikan masukan bagi Gugus Tugas dalam rangka menegakkan disiplin masyarakat untuk mematuhi Protokol Kesehatan (Prokes) dalam penanganan dan penanggulangan Pandemi Covid-19 di wilayah Provinsi Bali dan Nusa Tenggara.

Demikian diungkapkan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Kurnia Dewantara mengawali sambutannya pada saat membuka kegiatan Webinar bersama Gugus Tugas Penanganan Covid-19 se Provinsi Bali dan Nusa Tenggara di Ruang Airlangga Makodam IX/Udayana, pada Kamis (23/7/2020).

Webinar yang mengusung tema “Optimalisasi Pendisiplinan Protokol Kesehatan Guna Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19 dalam rangka Adaptasi Kebiasaan Baru di Wilayah Bali-Nusra”, dimoderatori langsung oleh Staf Ahli Pangdam IX/Udayana Bidang OMP Kolonel Czi Made Tirka Nurgaduh, S.I.P.

Kegiatan Webinar dihadiri oleh Kasdam IX/Udayana, Irdam IX/udayana, Kapoksahli Pangdam IX/Udayana, Asrendam IX/Udayana, Para Asisten Kasdam IX/Udayana dan Danpomdam IX/Udayana, Kakesdam IX/Udayana, Kapendam IX/Udayana, Kahubdam IX/Udayana dan Kainfolahta Kodam IX/Udayana.

Sejalan dengan tema Webiner, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., usai mengikuti acara Webinar bersama Pangdam IX/Udayana dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 se Provinsi Bali dan Nusa Tenggara di Ruang Data Makorem 162/WB, Kamis (23/7/2020).

Menyampaikan bahwa Korem 162/WB bersama Forkopimda tergabung dalam gugus satgas percepatan penanganan covid -19 NTB beserta jajarannya selalu berkoordinasi dan bersinergi secara terpadu melakukan upaya-upaya pendisiplinan masyarakat terhadap protokol kesehatan, dengan harapan masyarakat menjadi terbiasa disiplin melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19 dalam kehidupannya sehari-hari dan siap memasuki era kehidupan kebiasaan baru New Normal.

--advertisement--

“Kami juga mengajak seluruh stakeholder, tokoh agama, tokoh masyarakat maupun pemuda untuk ikut berperan aktif mendisiplinkan masyarakat,” ungkapnya.

Lebih lanjut Brigjen Rizal menjelaskan, bahwa kebijakan pemerintah menerapkan New Normal merupakan upaya untuk memulihkan kembali perekonomian masyarakat, bangsa dan Negara yang mulai terpuruk sebagai dampak dari pandemi covid-19, sehingga untuk bangkit kembali dari keterpurukan maka kita harus mengaktifkan kembali roda perekonomian mulai dari perdagangan, pariwisata, bisnis dan sebagainya.

“Maka dengan tertanamnya disiplin terhadap protokol kesehatan dalam diri masyarakat, Insyaa Allah kita siap bangkit dari keterpurukan dan perekonomian kita dapat segera membaik,” ujarnya.

Oleh sebab itu, alumni Akmil 1993 ini mengajak seluruh stakeholder terkait serta seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama mendisiplinkan diri dan keluarga melaksanakan protokol kesehatan pencegahan covid-19, sehingga dalam tatanan kehidupan New Normal kita dapat melaksanakan aktifitas namun tetap menyadari bahwa virus ada sekitar kita, untuk itu penting Kesadaran diri terkait protokol Covid -19, sehingga kita tidak lagi disibukkan dengan kenaikan angka positif covid-19, tetapi kita bisa lebih focus kepada perbaikan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bangsa dan Negara.

Hadir mendampingi Danrem dalam kegiatan tersebut, Kasrem 162/WB, Kasiintel Kasrem 162/WB, Kasiops Kasrem 162/WB, Kasiter Kasrem 162/WB, Dandenkesyah Mataram dan Pasilog Korem 162/WB.

Sendangakan di masing-masing satuan, institusi dan lembaga, Webinar diikuti oleh Danrem 161/WS, Danrem 163/WSA, Kapolda NTB, Sekda Provinsi Bali, NTB dan NTT, Danlantamal Kupang, Danlanal Denpasar, Danlanal Mataram, Danlanud Eltari Kupang, Danlanud ZAM Mataram, Danlanud Ngurah Rai Denpasar, Karo Ops Polda Bali NTB dan NTT, Kapolresta Denpasar, Mataram dan Kupang, para Dandim dan Kapolres jajaran se Bali-Nusra, Rektor UNUD, Dekan FK UNDANA dan Dekan FK UNRAM, Ketua PHDI Bali, Ketua MUI NTB dan Ketua Yayasan CBIM.

(mn-07)

---advertisement---