Kisman Pangeran,SH, pengacara Ompu Beko saat melapor di Polres Dompu

Dompu, MATARAMnews  – Kisruh utang piutang antara mantan Bupati Dompu H.Abubakar Ahmad dengan Bupati Dompu H.Bambang M.Yasin akhirnya di bawa keranah hukum. H.Abubakar Ahmad yang dikenal dengan sebutan Ompu Beko, selasa (04/07/2012) melalui pengacaranya Kisman Pangeran,SH resmi melaporkan H.Bambang kepada aparat Polres Dompu.

Kisman yang datang sekitar pukul 14.00 seorang diri langsung menuju bagian pelaporan Mapolres Dompu dengan membawa bukti-bukti administrasi yang dianggap kuat untuk menjerat orang nomor satu di Dompu itu. Diantaranya lembaran kwitansi sebagai bukti penerimaan uang pinjaman H.Bambang senilai Rp 250 juta tertanggal 25 mei 2010 lalu.

“seperti yang tertera di dalam kwitansi, uang ini digunakan sebagai dana kampanye sewaktu H.Bambang mencalonkan diri pada Pilkada Dompu tahun 2010,” terang Kisman.

Soal laporan yang dilakukan pihaknya, lanjut Kisman, H.Bambang dianggap telah melakukan tindak pidana penipuan  dan melanggar pasal 378 karena beberapa kali Ompu Beko sebagai kliennya menagih pengembalian uang tersebut selalu dijawab tidak memiliki uang.

Bahkan H.Bambang dinilainya berkilah dengan berusaha mengalihkan persolaan lain yang mengarah pada cours politik yang dikeluarkan pada saat pilkada karena berpasangan dengan H.Syamsuddin sebagai wakilnya yang sekaligus menantu Ompu Beko.

“Tidak ada kaitannya dengan cours politik yang disebut-sebut H.Bambang itu,’’ tukas Kisman.

Laporan resmi pihaknya yang bernomor LP/343/VII/2012/NTB/Res.Dompu itu , diharapkan Kisman dapat diusut tuntas oleh aparat kepolisian Polres Dompu tanpa harus memandang sebelah mata.

“Saya minta laporan kami segera direspon supaya bisa di P21 secepatnya,’’ pintanya.

Ia pun  tidak goyah dengan pernyataan yang dilontarkan H.Bambang yang ingin melaporkan balik kliennya dengan tuduhan pencemaran nama baik. “Silahkan saja, tapi sebelumnya H.Bambang harus membaca dulu undang-undang perlindungan saksi dan korban biar tidak malu,’’ ketus Kisman.

Sayangnya, Bupati Dompu H.Bambang M.Yasin belum bisa ditemui terkait laporan tersebut.

(KO-LNP-DOMPU)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !