Ketua Umum PPI, RM.H.Dwi Purwanto Sulaksono

Mataram, MATARAMnews – Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Purna Paskibraka Indonesia (PPI), digelar mulai 6 hingga 8 Juli di salah satu hotel bintang di kota Mataram, dihadiri pengurus pusat dan daerah dari 33 provinsi se-Indonesia.

Dalam jumpa pers, Ketua Umum PPI, RM.H.Dwi Purwanto Sulaksono mengatakan sebagai sebuah organisasi, PPI merupakan satu-satunya organisasi yang memiliki standar keanggotaan, tidak ada organisasi sosial kemasyarakatan atau kepemudaan yang dalam rekruitmen anggotanya  melalu proses seleksi yang cukup ketat, kecuali PPI.

Dijelaskan, ketika akan menjadi anggota Paskibraka, untuk menjalankan tugas pada tujuh belas Agustusan, semua Kabupaten/Kota, Provinsi bahkan Ibu Kota Negara itu sama. Dalam rangkaian proses seleksi ada tahapan-tahapan yang dilalui hingga ke pusat latihan atau training center.

“Ada sistem dan pola rekruitmen hingga ke pelaksanaan, artinya semua organisasi, saya kira tidak ada yang tidak melalui proses seleksi anggota,” katanya.
Organisasi Purna Paskibraka Indonesia, lanjut H.Dwi, memiliki keanggotaan dengan persyaratan minimal lulusan SLTA dengan proses seleksi yang ketat. Dalam perjalanannya, PPI telah banyak mencetak pemimpin, seperti yang ada di jajaran militer bahkan presiden.

Lebih jauh dijelaskan, jika dari mulai penyeleksian anggota, tidak ada komitmen lanjutan dari pemerintah, maka dinilai akan sia-sia, akibatnya terjadi ‘Loosing Generation’, karena tidak punya peran yang siginifikan akibat tidak diberikan sinyal oleh Negara. Sehingga dibentuknya organisasi PPI yang bertugas melatih calon ‘Leadershif’. Pelatihan yang diberikan PPI seperti, melatih kebersamaan, melatih ‘science of wearles’ terhadap persoalan bangsa dan Negara yang dimulai dari sekelilingnya hingga Nasional, bahkan nantinya akan menjadi organisasi sosial kemasyarakatan International.

Dalam Kepemimpinan periode kedua ini, setelah dipilih secara aklamasi pada Musyawarah Nasional (Munas) yang digelaar beberapa waktu lalu di Jogjakarta, ketua umum PPI akan melaksanakan tugas berat membangun organisasi PPI sesuai motto yang dibangun yakni “Untuk menjadi orang penting tidak perlu jabatan, tetapi perlu untuk menjadi orang yang ikhlas, terbukti bermamfaat dan berguna bagi sesama tanpa batas dalam kebaikan dan kebajikan”.

Kaitan dengan Pelaksanaan Rakernas, Sekretaris Umum PPI, Borkat Harahap menyampaikan, kami dari Alumnin Himpunan Peserta Pengibar Bendera Pusaka  yang pernah bertugas di tingkat Nasional, Provinsi dan Kabupaten/Kota di wilayah NTB yang diketuai Arif Rahman Hakim, berharap dalam melaksanakan agenda Rakernas, akan menghasilkan beberapa agenda kegiatan terutama sosial kemasyarakatan yang berguna bagi kepentingan masyarakat.

Kesiapan NTB untuk menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rakernas Pertama pada kepengurusan masa bakti  2011 – 2015, disambut baik oleh seluruh anggota Rakernas dari seluruh provinsi se-Indonesia.

Menurut Alumni Pengibar Bendera Pusaka ini telah mentasbihkan diri menjadi organisasi sosial kemasyarakatan yang  ada di platform Nasionalis relegius. Sehingga Rakernas dalam organisasi PPI adalah sebuah kegiatan untuk mensosialisasikan program kerja baik dari pusat dan daerah yang disingkronkan.

“Diharapkan singkronisasi program kerja pada kegiatan Rakernas dihadiri seluruh anggota dari 33 provinsi, dan tak lupa kami ucapkan terimakasih kepada rekan-rekan di NTB yang telah bersedia menjadi tuan rumah dalam pelaksanaan Rakernas PPI dan diharapkan berjalan dengan lancar dan sukses,” katanya.


(KON-NLP)

yang digelar dikediamannya Jalan Langko 19




Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !