Ketua dan Sekretaris LMR-RI DPW NTB, Andi Maladi dan Muhammad Zaini, bersama sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Pasiintel Korem, perwakilan dari Polda NTB dan Pemprov NTB, usai acara silaturahmi di kantor LMR-RI DPW NTB, di Jalan Ahmad Yani Sayang Sayang, Kota Mataram, Senin (14/9/2020).

Mataram, MN – Lembaga Misi Reklasering Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat (LMR-RI NTB) menggelar silaturahmi untuk merajut tali persaudaraan dengan semua eleman masyarakat dan pemerintah daerah.

“Semoga silaturahmi LMR-RI DPW NTB dengan berbagai latar belakang yang berbeda dapat kita bergandengan tangan dan bisa bersama-sama untuk membangun NKRI dan khususnya NTB kita dengan damai dan bersaudara,” kata Muhammad Zaini selaku koordinator acara silaturahmi tersebut di kantor LMR-RI DPW NTB, di Jalan Ahmad Yani Sayang Sayang, Kota Mataram, Senin sore (14/9/2020).

Silaturahmi yang digelar tersebut, menurut Muhammad Zaini, selain untuk merekatkan tali persaudaraan, juga untuk mendukung atensi pemerintah dalam menangani pendemi Covid-19 yang melanda NTB dan dunia saat ini. Untuk itu, kata dia, acara silaturahmi tersebut menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Kita mendukung atensi pemeritah dalam menghadapi pandemi Covid-19. Alhamdulillah silaturahmi kita ini mengikuti SOP protokol kesehatan Covid-19. Memakai masker, menyediakan tempat cuci tangan, dan jaga jarak,” ujarnya.

Ia berharap dengan silaturahmi yang dibangun dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemerintah daerah, LMR-RI NTB bisa memberikan kontibusi besar untuk bangsa dan negara, khususnya pembangunan daerah NTB.

Ditempat yang sama Ketua LMR-RI DPW NTB, Andi Maladi memaparkan keberadaan lembaga yang dipimpinnya. Ia menjelaskan bagaimana reklasering muncul dalam perjalanan sejarah bangsa dan negara.

“Reklasering adalah bahasa Belanda yang artinya pengembalian hak rakyat. Reklasering sudah ada sejak sebelum RI merdeka. LMR-RI didirikan oleh sekretaris presiden pertama RI, Prof Dr MPK Cokroningrat,” tutur Andi Maladi.

Menurutnya, pendiri LMR-RI adalah seorang yang dekat dengan Presiden pertama RI Soekarno. Ketika itu, kata Andi, pendiri LMR-RI pernah berpesan jangan lupakan sejarah. Andi Maladi menyebutkan bahwa LMR-RI telah tercatat dalam Lembaran Negara RI.

“LMR-RI telah tersebar di seluruh provinsi di Indonesia. Masuk di NTB (terbentuk kepengurusan) sejak 2005,” ungkap Andi Maladi.

Ketua LMR-RI DPW NTB berharap dukungan dari pemerintah daerah dan para tokoh agama agar sinergi yang terbangun dapat memberikan kontribusi positif dalam rangka misi lembaga yang dipimpinnya.

Acara silaturahmi itu disambut baik para tokoh masyarakat, tokoh agama, dan unsur pimpinan Forkopimda di NTB. Seperti yang disampaikan Danrem 162/WB melalui Pasiintel Korem 162/WB mengatakan sangat mendukung semangat lembaga seperti ini.

“Intinya, negara ini bisa berjalan, bisa aman dan bisa tenteram karena keamanan dan ketenteraman bukan saja tanggungjawab kami selaku TNI dan Polri, tetapi tanggungjawab kita bersama,” ujar Pasiintel Korem 162/WB.

“Mari kita jaga ketertiban. Mari kita jaga keamanan NTB. Dimana NTB akan melaksanakan Pilkada Serentak di tujuh kabupaten/kota. Dengan adanya LMR-RI ini dan semua elemen kita bisa sinergi untuk menajaga ketertiban dan keamanan di wilayah NTB,” tandas Pasiintel Korem 162/WB.

Sementara dalam acara silaturahmi yang digelar LMR-RI DPW NTB itu, hadir sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Danrem 162/WB yang diwakili Pasiintel Korem, perwakilan dari Polda NTB dan Pemprov NTB, serta para anggota LMR-RI DPW NTB.

(mn-red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini