Proses Identifikasi sidik jari pelaku di tempat kejadian oleh pihak kepolisian

Mataram, MATARAMnews – Aksi kawanan pencuri beraksi dan  berhasil membobol sebuah toko komputer, Kamis (12/7/2012) dini hari. Akibatnya belasan komputer jinjing berbagai merk berhasil dibawah kabur pelaku. Peristiwa yang mengorbankan toko Sentral Computer yang terletak dipusat pertokoan Sriwijaya, di jalan Sriwijaya No 19 Cakranegara.

Tidak tanggung-tanggung pelaku menguras isi toko berupa komputer jinjing (laptop,red) berbagai merk sebanyak 19 unit. Selain itu, pelaku juga menguras uang tunai sekitar Rp 800 ribu yang tersimpan dilaci meja kasir.

Pelaku yang diduga melakukan aksinya lebih dari satu orang ini, terlihat memilah-milah barang yang akan dicurinya, karena terlihat tidak semua laptop yang ada ditempatnya dan hanya yang memiliki harga tinggi saja, bahkan isi toko lainnya tidak disentuh seperti flashdisc dan laptop yang sedang diservice. Kejadian tersebut pertama kali diketahui oleh penanggungjawab dari toko tersebut.

“Saya baru buka pintu dan sudah terlihat cahaya terang dari pintu belakang dan saya kaget tidak berani masuk,” kata Suud Husein, ketika ditemui di lokasi.
Menurutnya, aksi pencurian itu diketahui sekitar jam 09.00 Wita saat baru akan membuka toko, namun kaget begitu melihat cahaya terang dari pintu belakang. Melihat ada keganjilan tersebut kemudian langsung membuat laporan ke polisi.

“Yang baru bisa dihitung ada sekitar 19 laptop yang raib,” terangnya. Akibit dari kejadian tersebut, Suud mengaku mengalami  kerugian diperkirakan sekitar Rp 80 juta.

Sedangkan aparat kepolisian yang mendapat laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian dan melakukan Identifikasi dengan mengambil sidik jari pelaku yang masih menempel dibeberapa bagian toko.

Sementara itu, hasil pantauan dilokasi kejadian,pelaku ketika menjalankan aksinya, terlebih dahulu membobol tembok halaman belakang toko dengan menggunakan linggis seukuran badan.

Setelah itu baru kemudian mencongkel kunci pintu belakang toko, tidak sampai disitu, sebuah pintu besi juga ikut dicongkel. Berhasil merusak pintu lapis dua tersebut kemudian pelaku masuk dan dengan leluasanya mengambil isi toko, ditambah dengan toko tidak ada yang menjaganya. Setelah itu pelaku melarikan diri ketanah kosoang yang berada dibelakang toko. Dari tempat tersebut, sebuah linggis berukuran besar diamankan yang diduga digunakan untuk membobol.






Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !