Wakil Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana pada pembukaan simulasi penanggulangan bencana banjir di kantor BPBD Provinsi NTB

Mataram, MATARAMnews – Posisi pulau Lombok yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia dan laut Jawa, mengakibatkan pulau yang terdiri dari lima kabupaten/kota ini rawan potensi gelombang besar yang dapat mengakibatkan bencana. Hal itu disampaikan Wakil Walikota Mataram H. Mohan Roliskana saat pembukaan kegiatan Simulasi Penanggulangan Bencana Banjir di Kota Mataram, yang dilaksanakan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Sabtu (14/7/2012).

Selain kegiatan simulasi tersebut yang dihadiri sekitar 200 siswa tingkat SMA se-Kota Mataram, juga mengadakan simulasi terhadap bencana banjir yang sewaktu-waktu dapat mengancam masyarakat. Dalam kegiatan itu juga, dibentuk relawan terutama dari generasi muda yang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitarnya.

Hadir juga dalam acara tersebut, perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), perwakilan dari United Nation World Food Program (UN-WFP), Palang Merah Indonesia (PMI), Tim SAR dan Korem 162 Wirabhakti.

Setelah pembukaan yang dilaksanakan di Kantor BPBD Provinsi Nusa Tenggara Barat, para relawan selanjutnya melakukan simulasi bencana banjir yang dilakukan di Taman Rekreasi Loang Baloq.


(kon-ln-humas)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !