Dalam razia pekat, kepolisian jaring pasangan muda-mudi di sebuah hotel

Mataram, MATARAMnews – Menjelang masuk bulan suci Ramadhan, intensitas razia penyakit masyarakat (pekat) terus ditingkatkan pihak kepolisian. Razia pekat yang digelar kepolisian dengan sasarannya  tempat-tempat penginapan, baik hotel maupun tempat kos-koson serta tempat yang selama ini diindikasikan sebagai tempat berbuat mesum dan menjual miras.

Seperti pada razia yang digelar Polres Mataram dan Polsek Ampenan pada Sabtu malam kemarin. Alhasil, tidak kurang dari belasan pasangan muda-mudi berhasil dijaring,mereka diamankan dari dalam kamar hotel karena diduga berbuat mesum ditambah dengan tidak mempunyai hubungan yang sah.

Dalam waktu yang bersamaan, personil dari Polres Mataram menyisir beberapa hotel dibilangan Cakranegara dan hanya berhasil menjaring 3 pasang muda mudi.

Sementara itu, Polsek Ampenan juga menyisir hotel-hotel dan tempat kos-kosan, tidak kurang dari 10 pasangan muda mudi berhasil dijaring. Pada razia kali ini, Polsek Ampenan bergandengan dengan aparat kelurahan, Kepala Lingkungan hingga RT.

Para muda mudi yang terjaring, hanya didata dan diperingatkan agar tidak lagi mengulang perbuatannya, namun jika pada razia berikutnya mereka terjaring lagi, pihak kepolisian mengancam perbuatan mereka akan diberitahukan kepada pihak keluarganya.

Kapolres Mataram melalui Kapolsek Ampenan, Kompol Eko Supriadi, mengatakan bahwa razia ini merupakan kegiatan rutin yang intensitasnya ditingkatkan menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.

“Ciptakan kondusif menjelang masuknya bulan Ramadhan,” katanya didampingi oleh Lurah Banjar, Muzakkir Walad. Menurutnya, mereka yang terjaring dalam razia tersebut tidak memiliki identitas dan bukan muhrim alias tidak memiliki hubungan yang sah.

Namun, karena mereka baru terjaring pada tahap awal, maka mereka hanya mendapatkan pembinaan. “Jika kedapatan lagi maka akan ditindak dan bisa-bisa dikirim ke panti sosial Budhirini,” ancamnya.






Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !