Ratusan sepeda motor yang terjaring pada operasi Patuh Gatarin 2012

Sumbawa, MATARAMnews – Tidak kurang dari ratusan unit sepeda motor yang dijaring setiap harinya dalam sebuah operasi Patuh Gatarin (Galesa Tambora Rinjani) 2012. Operasi yang digelar  mulai tanggal 4 – 14 Juli 2012 tersebut telah menindak pengendara yang dianggap tidak melengkapi surat-surat kendaraannya. Meski demikian, operasi patuh Gatarin tersebut belum ditemukan kendaraan bodong alias bodi kosong yang dicurigai sebagai kendaraan hasil curian.  

“Operasi Patuh ini untuk memberikan efek jera kepada pengguna kendaraan yang tidak melengkapi surat-surat kendaraannya,” kata Kasat Lantas Polres Sumbawa Iptu. Herman, SH, kepada Warta Post, Sabtu, pekan lalu.

Dijelaskannya, Operasi Patuh Gatarin 2012 untuk memberikan sinyal kepada pengguna dan pemilik kendaraan agar melengkapi surat kendaraannya termasuk kelengkapan keselamatan yang berstandar.  “Selama ini pemilik kendaraan hanya tidak memiliki surat sehingga aparat di lapangan bertindak untuk menilang mereka (warga, Red). Demikian juga, tidak ada dicurigai kendaraan hasil operasi merupakan hasil kejahatan,” jelasnya.

Dalam Sebulan 5 Unit Motor Dicuri

Saat ini Polres Sumbawa hraus bekerja keras mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) dalam sebulan terakhir. Laporan yang diterima Polres Sumbawa, sebanyak 5 unit kendaraan sepeda motor hilang.  Terakhir, milik Kusnanto (23) warga Dusun Ai Awak. Sepeda motor Satria FU 150 warna hitam bernopol, EA 2061 AF hilang dibawa kabur pelaku yang ducurigai menggunakan kunci T.

Modusnya, pelaku yang hingga kini belum diketahui identitasnya itu,  memaksa sepeda motor milik Kusnanto dengan menggunakan kunci T. Saat itu, korban yang tengah bersantai bersama seorang rekannya, di kawasan Simpang Bingung tidak mengetahui sepeda motornya diburu pencuri. Meski sempat melihat sepeda  motornya dibawa kabur orang, Kusnanto tidak sanggup mengejarnya.

Kasubag Humas Polres Sumbawa, AKP. Musa menegaskan, kendaraan sepeda motor yang dicuri masih diselidiki penyidik kepolisian.  Diakui Musa, dalam sebulan terakhir sebanyak 5 unit kendaraan telah hilang. Selain, kasus Kusnanto, sepeda motor Jupiter Z nopol. EA 6597 ID milik Syafii Ismail warga Dusun Serading tidak luput dari pencurian.  

Selain itu, Yamaha Vixion warna hitam nopol DR. 6352 KU milik Japran Juhairi warga Keruak Lombok Timur.  Sepeda motornya hilang saat diparkir didepan kost milik Nyai warga Kampung Irian Sumbawa. Selanjutnya, Jupiter Z warna merah nopol. EA 5695 GA milik Rusdianto warga Dusun Usar, Mapin Alas Barat. Kemudian, sepeda motor milik Nursiah warga Seketeng. Sepeda motor bernopol. EA 5555 DN yang tengah diparkir di depan ruko Galak jango diembat pencuri.  

“Kami masih berusaha untuk mengungkap pelaku-pelaku kejahatan pencurian sepeda motor ini,” ujarnya.


(kon-ln-wartapost)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !