Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansyuri saat di lokasi pembangunan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Rabu (07/04).

LOMBOK TENGAH– Wakil Menteri BUMN, Pahala Nugraha Mansyuri menegaskan, gelaran MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika masih berproses. Pemerintah memiliki kewajiban menyelesaikan seluruh infrastruktur sirkuit hingga Juli mendatang.

“Soal gelaran MotoGP akan ada pembahasan lagi dengan pihak Dorna Sport. Saat ini pemerintah punya kewajiban menyelesaikan seluruh infrastruktur sirkuit”, tegas Mansyuri di lokasi pembangunan sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Rabu (07/04).

Ia menegaskan, terkait kepastian gelaran MotoGP ada di pihak Dorna Sport. Terutama kondisi pandemi dunia dan Lombok khususnya untuk menggelar seri balapan motor pada tahun ini di Sirkuit Mandalika. Namun demikian, pihak Dorna mengapresiasi progres pembangunan sirkuit yang telah mencapai 70 persen. Hal ini membuktikan komitmen pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan event skala internasional tersebut.

Ditambahkan Direktur ITDC, Abdulbar A Mansyoer, upaya pembangunan sirkuit adalah prioritas yang harus diselesaikan sampai tenggat waktu Juli. Jika seluruh pembangunan fisik telah memenuhi standar internasional yang ditetapkan Dorna Sport maka secara otomatis, Indonesia akan menggelar MotoGP seri 2021 pada Oktober mendatang.
“Kita prioritas untuk akses jalan dari bandara ke KEK Mandalika”, ujar Barry, panggilan akrab direktur ITDC.

Baca Juga:  Fasiltas Pendukung MotoGP Mandalika Terus Dikebut

Dorna Sport Cek Kesiapan Terakhir Sirkuit Mandalika

Dorna Sport, promotor MotoGP penyelenggara resmi balapan MotoGP, berkunjung langsung ke Sirkuit Mandalika. Didampingi Ketua IMI Pusat, Bambang Soesatyo, kunjungan itu untuk memeriksa langsung kesiapan sirkuit. Dorna Sport diwakili Carlos Ezpeleta, Loris Capirossi dan Franco Uncini.

“Kehadiran Carlos, Loris dan Franco ke Lombok khusus datang dari Spanyol dan Italia melihat langsung persiapan terakhir sirkuit Mandalika,” kata Bamsoet sapaan akrab Bambang Soesatio yang juga ketua MPR RI ini di ruang VIP bandara BIZAM, Rabu (07/04).

Menurut Bamsoet dilihat dari fasilitas keselamatan dan standar internasional MotoGP, saat ini sirkuit Mandalika sudah hampir 70 persen selesai. Namun demikian, Bamsoet menambahkan, jadi atau tidaknya gelaran MotoGP di Sirkuit Mandalika bergantung pada kondisi pandemi dunia dan Lombok.

Baca Juga:  Terima Pembayaran, Pemilik Lahan Enclave Lingkar Sirkuit Mandalika Bongkar Bangunan Sendiri

Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah yang mendampingi mengatakan, seluruh persiapan ini untuk memastikan kondisi riil di lapangan.

Sirkuit Mandalika saat ini menjadi satu-satunya dalam kalender cadangan balap MotoGP 2021, setelah Igora Drive di Rusia telah dihapus dari cadangan.

Selanjutnya, rombongan Ketua IMI dan Gubernur NTB mengunjungi kampung homestay di Dusun Bangah, Desa Gerupuk, Kuta untuk meninjau persiapan akomodasi. Ada sekitar 90 homestay yang dibangun penuh maupun rumah warga yang diupgrade menjadi homestay dari 915 homestay di kawasan Mandalika.

“Ini juga memberikan semangat bahwa masyarakat mendukung penuh gelaran MotoGP. Jadi untuk akomodasi tidak ada masalah. Mari berharap impian kita menggelar MotoGP di Lombok terwujud”, tutup Gubernur.

(kominfotik-ntb/mn-07)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini