LOMBOK BARAT– Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 24 Desa di wilayah Kabupaten Lombok Barat (Lobar), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) siap akan digelar pada 12 Juli 2021 mendatang.

Karena itu untuk memantapkan pelaksanaan Pilkades serentak tersebut telah dilakukan rapat persiapan sehingga diharapkan dapat meminimalisir kendala yang mungkin terjadi.

Kadis BPMD Kabupaten Lombok Barat melalui Kasi Tata Pemerintahan, Suhamdi mengatakan bahwa dalam setiap rapat selalu dibahas berbagai hal mulai dari mekanisme pengamanan, pelaksanaan pemungutan suara hingga pemetaan daerah rawan konflik.

“Salah satu kendala yang mungkin terjadi yakni dalam tahap pendaftaran apabila ada dari desa yang melakukan pilkades terdapat calon yang mendaftar lebih dari 5 orang. Sehingga perlu dilakukan mekanisme seleksi sesuai Perbup, “ucapnya.

Sementara itu dari sisi pengamanan sendiri lanjut Suhamdi, menyampaikan bahwa telah melakukan kordinasi dengan Polres Lombok Barat maupun Polresta Mataram, karena ada tiga kecamatan yakni Narmada dan Gunung Sari, Lingsar masuk wilayah hukum Polres Kota Mataram.

Suhamdi menerangkan bahwa sebelum pilkades terlebih dahulu akan dilaksanakan penandatanganan deklarasi damai, dimana semua calon Kades diminta bersama-sama komit menjaga kondusivitas daerah dengan menyejukkan para pendukung masing-masing terkait apapun hasil dari pemilihan nantinya.

Terkait hal tersebut tambahnya, bahwa panitia kabupaten menghimbau panitia desa menjunjung tinggi netralitas dan profesionalisme dan tidak ada kepentingan apapun ataupun mendukung salah satu calon, karena hal tersebut rentan menimbulkan konflik.

“Karena hampir semua desa punya potensi terjadi gesekan, tapi di sini yang kita khawatirkan gesekan dari eksternal,” pungkasnya.

(mn-07)