Aksi Pelaku Kejahatan Terhadap Nasabah Bank Kembali Terjadi

MATARAMnews (Mataram) – Nasabah bank kali ini jadi target pelaku kejahatan. Bendahara BPDAS yang baru saja mengambil uang disalah satu bank yang terletak dijalan AA Gde Ngurah Cakranegara, sekitar pukul 12.00 wita, menjadi sasaran pelaku.

{xtypo_info} FOTO: Korban perlihatkan 3 paku yang nancap di ban mobilnya, dihadapan polisi Polsek Mataram {/xtypo_info}

Modus yang digunakan pelaku merupakan modus lama, dimana pelaku menggembos ban mobil yang dikendarai oleh korban dengan paku terbuat dari besi payung. Namun beruntung mobil dinas dengan Nopol Polisi DR 677 milik kantor BPDAS NTB yang dikemudikan oleh Agus Mujisamiata bersama dengan bendahara umum BPDAS Kusuma Wardana (47) yang saat itu membawa uang sebanyak Rp 200 juta selamat.

Pasalnya, pada saat ban diketahui gembos di perempatan lampu merah jalan Panca Usaha dan jalan Bung Karno tepatnya di sebelah Selatan Pemadam Kebakaran (PMK), korban langsung membawa tancap gas larikan mobil yang dalam keadaan ban kiri belakang gembos ke Polsek Mataram.

Setibanya di Polsek Mataram, baru mengganti ban yang gembos, sedangkan bendahara dengan pengawalan anggota polisi diantar ke kantornya di Jalan Majapahit.

Menurut keterangan saksi, Agus Mujisamiata menjelaskan, bahwa sudah biasa bersama dengan bendahara mengambil uang di bank dan tidak pernah menaruh curiga. Awalnya pada saat berada dilampu merah ia ditegur oleh seorang pengendara sepeda motor dan kemudian dua orang lagi yang berboncengan. “Pak ban mobilnya gembos, “katanya.

Namun tambahnya, karena curiga bahwa modus seperti ini sering terjadi, ia langsung tancap gas dan lari ke Polsek Mataram. “Saya sempat kepikiran modus ban digembos sering terjadi, jadi tidak mau ada hal-hal yang tidak diinginkan langsung lari ke Polsek dengan memaksa ban yang gembos itu, “jelasnya.

Setibanya di Polsek Mataram ban baru diganti, tidak tanggung-tanggung  ada sekitar tiga paku yang terbuat dari besi payung tertancap diban mobil itu. Sementara, Kapolres Mataram melalui Kapolsek Mataram, membenarkan kejadian tersebut.

Menurutnya, bahwa modus yang digunakan oleh pelaku tersebut sama seperti yang digunakan oleh para pelaku kejahatan spesialis nasabah bank. Karena itu, diharapkan pada seluruh lapisan masyarakat jika mengambil uang di bank silahkan minta pengawalan pada polisi, pelayanan tersebut diberikan secarah cuma-cuma tanpa dipungut biaya. “Ini bisa menjadi contoh bagi masyarakat yang lainnya, “terangnya.

(Laporan : Joko | Mataram)

Bagikan :